-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Mahyeldi Bawa Kelangkaan Solar Sumbar ke Danantara, Pertamina Diminta Segera Bertindak

Jumat, 04 September 2026 | September 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-04T07:32:07Z
Pertemuan Pemprov Sumbar dengan jajaran Danantara membahas ketersediaan dan distribusi BBM.


Jakarta, MP----- Persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di sejumlah wilayah Sumatera Barat (Sumbar) mulai mendapat perhatian di tingkat pusat. Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah membawa langsung persoalan tersebut dalam pertemuan dengan Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (3/9/2026).


Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu menjadi ruang bagi Pemprov Sumbar untuk menyampaikan kondisi distribusi solar yang dikeluhkan masyarakat. Mahyeldi meminta dukungan agar ketersediaan dan penyaluran BBM, khususnya solar, dapat kembali berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan sektor produktif.


Menurut Mahyeldi, persoalan BBM tidak semata menyangkut kebutuhan konsumsi, tetapi juga berhubungan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, kelancaran pasokan dan distribusi harus menjadi perhatian bersama agar kelangkaan tidak berlarut-larut.


Respons Danantara, kata Mahyeldi, cukup positif. Dony Oskaria bahkan disebut akan segera meminta penjelasan dari jajaran PT Pertamina Patra Niaga terkait persoalan tersebut.


“Pak Dony telah menyampaikan kepada kita, beliau akan segera memanggil Dirut Patra Niaga,” kata Mahyeldi.


Selain persoalan pasokan, Mahyeldi juga menyoroti keterbatasan akses pemerintah daerah terhadap data distribusi BBM dari Pertamina. Pemprov Sumbar menilai data tersebut penting untuk memperkuat fungsi pengawasan di daerah, terutama guna memastikan penyaluran solar berlangsung tepat sasaran.


“Data distribusi ini penting bagi pemerintah daerah agar kita bisa ikut melakukan pengawasan dan memastikan penyaluran BBM, khususnya solar, benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.


Mahyeldi berharap persoalan tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah, Danantara, dan Pertamina. Menurutnya, keterbukaan informasi mengenai distribusi BBM juga akan membantu pemerintah daerah mengidentifikasi persoalan di lapangan sekaligus mencegah potensi penyimpangan dalam penyaluran.


Ia menyambut baik respons Danantara yang dinilai cepat terhadap keluhan dari Sumbar. Langkah pemanggilan jajaran Pertamina Patra Niaga diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret atas persoalan kelangkaan solar yang dirasakan masyarakat di sejumlah daerah.


Pertemuan di Wisma Danantara tersebut turut dihadiri Wakil Kepala BP BUMN Tedy Bharata, Corporate Secretary Danantara Asset Management Maya Tyas Asmoro, serta Tenaga Ahli BP BUMN Khairul Jasmi.


Dari Pemprov Sumbar, Mahyeldi didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Ahmad Zakri, Kepala Bappeda Zefnihan, Kepala Dinas BMCKTR Armizoprades, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Nolly Eka Mardianto, serta Kepala Biro Umum Andree Harmadi Algamar.

(Sb/MP)

×
Berita Terbaru Update