-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Maulid Nabi di Mabes TNI, Adi Hidayat Tekankan Keteladanan, Integritas, dan Kepedulian terhadap Prajurit

Kamis, 03 September 2026 | September 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-03T00:45:32Z
Adi Hidayat mengajak keluarga besar TNI meneladani Rasulullah SAW melalui integritas, disiplin, dan kepedulian.


Jakarta, MP----- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di lingkungan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menjadi momentum untuk memperkuat nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.


Pesan tersebut disampaikan Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A., Wakil Ketua I Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah, saat memberikan tausiah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Panglima Soedirman, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Irjen TNI Laksdya TNI Hersan yang mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Peringatan mengusung tema, “Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M, Kita Mantapkan Tekad, Bersama Rakyat TNI Prima dan Kuat, Siap Mewujudkan Indonesia Maju dan Berdaulat.”


Dalam ceramahnya, Adi Hidayat menegaskan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup diwujudkan melalui penghormatan secara simbolis. Keteladanan Nabi, menurut dia, harus diterjemahkan ke dalam sikap dan perilaku nyata, terutama dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab masing-masing.


Bagi para pimpinan, keteladanan tersebut dapat diwujudkan melalui kepedulian dan kasih sayang terhadap anggota. Sementara bagi prajurit dan aparatur sipil negara (ASN), nilai yang harus dikedepankan antara lain ketegasan, integritas, serta kedisiplinan dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara.


“Untuk para pimpinan, hadirkan sifat kasih dan perhatian kepada bawahan. Untuk para prajurit dan ASN, hadirkan ketegasan, integritas, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas kedaulatan,” ujar Adi Hidayat.


Ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kondisi prajurit beserta keluarganya. Menurutnya, kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan prajurit merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesiapan menjalankan tugas.


Keteladanan Rasulullah SAW, kata dia, menunjukkan bahwa seorang pemimpin perlu mengetahui dan memperhatikan kondisi orang-orang yang berada dalam tanggung jawabnya. Prinsip tersebut dinilai relevan dalam kehidupan organisasi, termasuk di lingkungan TNI.


Prajurit yang memperoleh perhatian dan dukungan yang memadai akan memiliki ruang yang lebih baik untuk menjalankan tugas secara fokus, profesional, dan penuh tanggung jawab, khususnya dalam menjaga keamanan serta kedaulatan negara.


Selain menekankan aspek kepemimpinan dan kesejahteraan prajurit, Adi Hidayat mengajak keluarga besar TNI untuk menjadikan persaudaraan dan persatuan sebagai kekuatan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Ia mengingatkan bahwa semangat membangun bangsa harus berjalan seiring dengan sikap saling menghargai, mengasihi, dan merangkul perbedaan.


“Mari saling mengasihi, merangkul bukan memukul, menyatukan bukan memecah belah,” pesannya.


Peringatan Maulid Nabi di Mabes TNI itu pada akhirnya tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, tetapi juga ruang refleksi bagi keluarga besar TNI untuk memperkuat karakter, integritas, disiplin, kepedulian, serta semangat pengabdian kepada rakyat.


Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat tema kegiatan, yakni membangun TNI yang prima dan kuat bersama rakyat guna mendukung terwujudnya Indonesia yang maju dan berdaulat.

(Puspen/red)

×
Berita Terbaru Update