-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Padang Juara Buka Jalan 41 Anak Muda Menembus Industri Penerbangan

Rabu, 09 September 2026 | September 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-09T00:06:34Z
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir melepas 41 mahasiswa penerima Beasiswa Padang Juara menuju Politeknik Kirana, Banten.


Padang, MP----- Pemerintah Kota Padang kembali memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda melalui Program Unggulan (Progul) Padang Juara. Sebanyak 41 putra-putri Kota Padang resmi dilepas untuk menempuh pendidikan vokasi Diploma 4 (D4) di Politeknik Kirana, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova memberikan arahan kepada mahasiswa penerima beasiswa.


Pelepasan mahasiswa penerima beasiswa tersebut dipimpin Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir di Gedung Mini Theater Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (8/9/2026). Momentum itu sekaligus menandai langkah Pemko Padang menghubungkan kebijakan beasiswa dengan kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor penerbangan dan industri pendukungnya.


Maigus Nasir mengatakan, beasiswa tersebut bukan sekadar bantuan pembiayaan pendidikan, tetapi bagian dari strategi pemerintah daerah membuka jalan bagi anak-anak Padang untuk memperoleh kompetensi yang memiliki prospek kerja jelas.


“Selamat kepada anak-anak kita yang akan menempuh pendidikan di Politeknik Kirana, perguruan tinggi di bawah naungan Lion Air Group. Setelah menyelesaikan program D4, mereka akan langsung ditempatkan bekerja di sektor-sektor holding Lion Group, sekaligus menjadi duta Kota Padang,” ujar Maigus.


Menurut Maigus, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan para penerima beasiswa dengan sungguh-sungguh. Pendidikan vokasi, kata dia, memberikan bekal keterampilan praktis sekaligus membuka peluang karier yang lebih luas, termasuk di sektor penerbangan yang membutuhkan sumber daya manusia dengan kompetensi dan sertifikasi khusus.


Pemko Padang juga telah menyiapkan keberlanjutan program beasiswa pendidikan hingga 2029. Kebijakan tersebut diharapkan memperkuat komitmen pemerintah dalam memastikan anak-anak daerah, terutama mereka yang memiliki potensi namun menghadapi keterbatasan ekonomi, tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi.


“Harapan kami, program ini terus berlanjut dan membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda Kota Padang,” kata Maigus.


41 Mahasiswa, Tiga Bidang Keahlian


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova SH MM menjelaskan, Progul Padang Juara diarahkan untuk memberikan kesempatan pendidikan kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu maupun mereka yang memiliki prestasi.


Dari 41 penerima beasiswa, sebanyak 34 merupakan laki-laki dan tujuh perempuan. Mereka akan menjalani pendidikan pada tiga bidang keahlian, yakni otomasi penerbangan, rekayasa penerbangan, dan logistik penerbangan.


“Bidang pendidikan tersebut dipilih berdasarkan bakat, minat, dan pilihan masing-masing mahasiswa,” ujar Yopi.


Yopi menegaskan, orientasi program tidak berhenti pada keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pendidikan. Pemerintah juga mendorong agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia industri sehingga peluang mereka memasuki pasar kerja menjadi semakin terbuka.


Berdasarkan skema kerja sama tersebut, mahasiswa akan menjalani pendidikan selama empat tahun. Setelah lulus, mereka mendapat kesempatan bekerja di lingkungan Lion Group dengan penempatan di berbagai daerah di Indonesia. Mahasiswa yang memiliki lisensi dan prestasi juga berpeluang mengembangkan karier ke perusahaan lain, termasuk kesempatan bekerja di luar negeri.


Pendidikan Tak Boleh Terhenti karena Faktor Ekonomi


Yopi mengatakan, kerja sama dengan Politeknik Kirana merupakan bagian dari upaya Pemko Padang memperluas jejaring pendidikan tinggi. Sebelumnya, pemerintah daerah juga telah membuka akses pendidikan melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi lain, termasuk Sampoerna University serta penjajakan program pendidikan ke sejumlah negara.


“Selain kerja sama dengan Politeknik Kirana, Pemko Padang sebelumnya telah mengirim mahasiswa ke Sampoerna University dan menyiapkan program pendidikan ke sejumlah perguruan tinggi di luar negeri, termasuk China, Malaysia, Amerika, serta penjajakan kerja sama dengan perguruan tinggi di Timur Tengah,” kata Yopi.


Langkah tersebut memperlihatkan arah kebijakan pendidikan Kota Padang yang mulai menempatkan beasiswa bukan hanya sebagai instrumen bantuan sosial, tetapi juga investasi sumber daya manusia.


Bagi 41 mahasiswa penerima beasiswa, keberangkatan ke Tangerang menjadi awal perjalanan akademik sekaligus profesional. Mereka membawa harapan keluarga dan amanah untuk membuktikan bahwa kesempatan pendidikan yang diberikan pemerintah dapat dikonversi menjadi prestasi, kompetensi, dan kemandirian.


Pemko Padang berharap para penerima beasiswa mampu menjaga disiplin, integritas dan semangat belajar selama menjalani pendidikan. Mereka juga diharapkan kembali menjadi bagian dari kekuatan sumber daya manusia yang ikut membawa nama Kota Padang dalam persaingan dunia kerja nasional maupun internasional.


Dengan demikian, Padang Juara tidak berhenti pada pemberian beasiswa, tetapi diarahkan menjadi jembatan dari ruang kelas menuju dunia kerja—memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mendapatkan pendidikan berkualitas sekaligus masa depan yang lebih terukur.

(Pd/MP)

×
Berita Terbaru Update