-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Preservasi Jalan Surian–Simpang Padang Aro Mulai Berbuah, Pengendara Rasakan Ruas Jalan Lebih Nyaman

Rabu, 09 September 2026 | September 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-08T23:48:36Z
Hamparan aspal baru mulai terlihat di sejumlah titik ruas Surian–Simpang Padang Aro, Solok Selatan, Selasa (8/9/2026).


Padang Aro, MP----- Program Preservasi Jalan Surian - Simpang Padang Aro yang dikerjakan melalui dukungan APBN Tahun Anggaran 2026 mulai memperlihatkan hasil di sejumlah titik. Pantauan wartawan mp di lapangan menunjukkan, badan jalan pada beberapa segmen telah selesai diaspal, sementara pekerjaan pendukung berupa pembetonan bahu jalan dan saluran mortar juga mulai terlihat.

Pengendara berharap kualitas pekerjaan pada ruas nasional PPK 2.5 tetap terjaga hingga seluruh proyek rampung.


Perubahan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat, terutama para pengendara yang setiap hari melintasi ruas jalan nasional tersebut. Permukaan jalan yang lebih mulus, ditambah bahu jalan yang telah dibeton, membuat badan jalan tampak lebih lebar dan memberikan ruang yang lebih nyaman bagi kendaraan yang melintas.

Bahu jalan yang telah dibeton memberi kesan badan jalan lebih lebar dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.


Pada beberapa bagian, saluran mortar di sisi jalan juga telah siap, sehingga penanganan ruas tidak hanya berfokus pada lapisan permukaan jalan, tetapi turut memperhatikan sistem drainase dan bagian pendukung konstruksi.


“Sekarang terasa lebih nyaman lewat sini. Jalannya sudah bagus di beberapa bagian dan bahunya juga terlihat lebih rapi serta lebar,” ujar Tedi seorang pengendara yang melintas di kawasan tersebut kepada wartawan mp, Selasa 8 September 2026.


Fahrul yang melintasi jalan dengan bersepeda juga menyampaikan apresiasi terhadap perubahan kondisi jalan. Menurutnya, permukaan jalan yang lebih rata memberikan rasa aman ketika harus berbagi ruang dengan kendaraan bermotor.


“Kalau jalan mulus seperti ini, kami yang menggunakan sepeda juga lebih nyaman. Yang penting pekerjaan terus dilanjutkan dan kualitasnya dijaga,” katanya.


Komentar senada datang dari Beben pengemudi kendaraan roda empat. Ia menilai pembetonan bahu jalan memberikan kesan badan jalan menjadi lebih luas sehingga kendaraan memiliki ruang gerak yang lebih baik.


“Bahu jalan yang sudah dibeton membuat ruas ini terlihat lebih lebar. Mudah-mudahan setelah semuanya selesai, jalan ini semakin aman dan nyaman untuk semua pengguna,” tuturnya.


Infrastruktur Jalan Mulai Memberikan Kesan Berbeda


Secara visual, pekerjaan yang telah dilakukan memberikan perubahan cukup signifikan pada sejumlah titik. Lapisan aspal baru berpadu dengan bahu jalan yang telah dibeton, sementara saluran mortar di sisi jalan menjadi bagian dari penataan infrastruktur pendukung.


Bagi masyarakat sekitar, kondisi tersebut menjadi tanda bahwa pekerjaan preservasi tidak hanya berhenti pada perbaikan permukaan jalan, tetapi juga menyentuh aspek pendukung yang berkaitan dengan ketahanan dan kenyamanan jalan.


Ruas Surian–Simpang Padang Aro sendiri memiliki fungsi penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Jalan yang semakin mantap diharapkan dapat memperlancar perjalanan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.


Pekerjaan ini tercantum sebagai Preservasi Jalan Surian–Simpang Padang Aro, di bawah Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Sumatera Barat.


Berdasarkan papan informasi proyek, penyedia jasa pekerjaan adalah PT Lawang Agung, dengan konsultan supervisi PT Dwikarsa Envacotama KSO PT Cipta Strada KSO PT Laras Sembada. Nilai kontraknya tercatat sebesar Rp29.784.277.000, bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026, dengan masa pelaksanaan 312 hari kalender dan masa pemeliharaan 365 hari kalender.


Pengawasan dan Mutu Tetap Jadi Perhatian


Pelaksanaan pekerjaan pada ruas jalan nasional wilayah PPK 2.5, di bawah kendali Rai Fraja Novandra, ST., MT., diharapkan terus dikawal hingga seluruh tahapan pekerjaan rampung.


Masyarakat mengapresiasi progres yang mulai terlihat, namun pada saat bersamaan berharap pengawasan terhadap mutu tetap menjadi prioritas. Lapisan aspal, bahu jalan, saluran mortar maupun pekerjaan pendukung lainnya diharapkan dikerjakan sesuai spesifikasi teknis sehingga hasilnya tidak hanya terlihat baik saat baru selesai, tetapi mampu bertahan dalam jangka panjang.


“Pembangunan seperti ini sangat kami butuhkan. Kalau jalan bagus, manfaatnya langsung kami rasakan. Harapan kami kualitasnya dipertahankan dan pemeliharaannya juga diperhatikan setelah pekerjaan selesai,” ujar Rikwanto warga lainnya.


Upaya tersebut sejalan dengan perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian PU dalam menjaga kemantapan jaringan jalan nasional. Preservasi diarahkan agar infrastruktur jalan tetap memberikan pelayanan optimal, mendukung konektivitas antarkawasan, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.


Dengan mulai tersedianya badan jalan beraspal, bahu jalan beton dan saluran mortar di sejumlah titik, wajah ruas Surian–Simpang Padang Aro perlahan berubah. Bagi pengendara sepeda, pengemudi kendaraan pribadi maupun angkutan barang, perubahan tersebut menjadi harapan baru akan hadirnya jalur nasional yang lebih aman, nyaman dan mendukung aktivitas masyarakat.


Warga kini tinggal menunggu seluruh rangkaian pekerjaan dituntaskan dengan kualitas terbaik, sehingga investasi APBN melalui program preservasi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Solok Selatan dan pengguna jalan lainnya.

(Rj.Alam/MP)

×
Berita Terbaru Update