![]() |
| Peletakan batu pertama pembangunan Stadion H. Agus Salim Padang sebagai momentum kebangkitan fasilitas olahraga Sumatera Barat. |
Padang, MP----- Pembangunan kembali Stadion H. Agus Salim Padang memasuki babak baru setelah mendapat dukungan dan persetujuan Presiden Prabowo Subianto. Rencana tersebut disambut positif berbagai pihak, terutama karena stadion yang selama ini menjadi salah satu ikon olahraga dan ruang publik masyarakat Sumatera Barat itu dinilai membutuhkan pembenahan menyeluruh.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Gerindra, H. Andre Rosiade, menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan terhadap pembangunan kembali stadion tersebut.
Andre menilai dimulainya pembangunan Stadion H. Agus Salim menjadi bukti konkret perhatian pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan di Sumatera Barat.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan dan persetujuan pembangunan kembali Stadion H. Agus Salim Padang. Dimulainya pembangunan stadion ini menjadi bukti nyata keseriusan Presiden Prabowo Subianto mempercepat pembangunan di Sumatera Barat,” ujar Andre Rosiade.
Menurutnya, pembangunan kembali Stadion H. Agus Salim bukan semata-mata proyek fisik, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan fasilitas olahraga yang lebih representatif bagi masyarakat dan generasi muda.
Keberadaan stadion yang lebih modern diharapkan mampu mendukung perkembangan olahraga prestasi, pembinaan atlet muda, serta berbagai kegiatan masyarakat dan kegiatan berskala nasional di Sumatera Barat.
Stadion H. Agus Salim sendiri memiliki nilai historis bagi masyarakat Kota Padang. Selain menjadi salah satu pusat kegiatan olahraga, kawasan stadion selama bertahun-tahun juga menjadi ruang interaksi masyarakat dan memiliki keterkaitan kuat dengan perjalanan sepak bola Sumatera Barat.
Karena itu, pembangunan kembali stadion diharapkan tidak hanya memperhatikan aspek kapasitas dan kelayakan fasilitas, tetapi juga tetap mempertahankan nilai historis serta fungsi sosialnya bagi masyarakat.
Dukungan pemerintah pusat juga dinilai membuka peluang lebih besar bagi Sumatera Barat untuk memiliki infrastruktur olahraga berstandar lebih baik. Dengan fasilitas yang memadai, pembinaan atlet diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Di sisi lain, pembangunan stadion dapat memberikan dampak ekonomi turunan. Aktivitas pembangunan berpotensi menggerakkan sektor jasa, perdagangan dan usaha masyarakat di sekitar kawasan. Setelah beroperasi, stadion juga berpeluang menjadi lokasi berbagai pertandingan, kejuaraan, konser maupun kegiatan berskala nasional yang dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan kunjungan ke Kota Padang.
Andre menegaskan, pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR RI dan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut penting agar pembangunan tidak berhenti pada penyelesaian konstruksi, tetapi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Pembangunan kembali Stadion H. Agus Salim dengan demikian menjadi salah satu momentum penting bagi kebangkitan fasilitas olahraga Sumatera Barat. Masyarakat kini menaruh harapan agar stadion tersebut kelak hadir sebagai arena olahraga yang modern, aman, nyaman, sekaligus tetap menjadi simbol kebanggaan masyarakat Ranah Minang.
Dengan dukungan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pembangunan Stadion H. Agus Salim diharapkan menjadi bagian dari percepatan pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat posisi Sumatera Barat dalam pengembangan olahraga nasional.
(tim-AR/MP)
