-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Andre Rosiade: Reaktivasi Jalur Kereta Api Sumbar Jadi Momentum Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 | Oktober 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-26T00:15:15Z

Padang, MP----- Reaktivasi jalur kereta api di Sumatera Barat yang dijadwalkan mulai 27 Oktober 2026 diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.


Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade, menyampaikan bahwa pengaktifan kembali jalur kereta api tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Menurut Andre, pengembangan transportasi kereta api tidak hanya berkaitan dengan pemulihan layanan transportasi, tetapi juga berpotensi membuka peluang ekonomi baru, mempermudah mobilitas warga, serta meningkatkan keterhubungan antardaerah di Sumatera Barat.


“Reaktivasi ini menjadi langkah penting dalam mendorong pembangunan infrastruktur daerah. Ini juga merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Andre.


Ia berharap, pengoperasian kembali jalur kereta api tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk mendukung pergerakan orang serta menunjang potensi daerah.


Sumatera Barat memiliki potensi besar di sektor perdagangan, pariwisata, pertanian, dan berbagai kegiatan ekonomi lainnya. Karena itu, ketersediaan transportasi publik yang terintegrasi dinilai penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan memperkuat hubungan antarpusat kegiatan ekonomi.


Andre juga berharap reaktivasi jalur kereta api ini menjadi awal dari pengembangan infrastruktur transportasi yang lebih baik di Sumatera Barat. Dengan konektivitas yang semakin kuat, manfaat pembangunan diharapkan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.


“Semoga reaktivasi ini menjadi awal dari kemajuan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat ke depannya,” tuturnya.


Ke depan, keberhasilan program reaktivasi tidak hanya ditentukan oleh kembali beroperasinya jalur kereta api, tetapi juga oleh keandalan layanan, keselamatan perjalanan, keterjangkauan tarif, serta keterhubungan dengan moda transportasi lainnya.


Dengan perencanaan dan pengelolaan yang baik, reaktivasi jalur kereta api diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah, meningkatkan efisiensi mobilitas, dan mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat secara berkelanjutan.


(tim-AR/MP)

×
Berita Terbaru Update