Padang, MP----- Keluhan pemilik kendaraan yang mobilnya bermasalah diduga akibat endapan dalam BBM terus bermunculan. Salah satunya dialami Aska, warga Padang, setelah mengisi bahan bakar di SPBU Jalan Khatib Sulaiman, Padang.
Kepada wartawan di Padang, Kamis (1/10/2026), Aska menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (26/9/2026). Usai mengisi BBM, ia melakukan perjalanan ke Pasaman Barat dengan mengendarai Toyota Rush miliknya.
“Saya isi BBM sekitar hari Sabtu 26 September 2026, di SPBU Jalan Khatib Sulaiman Padang, setelah itu saya melakukan perjalanan ke Pasaman Barat, di jalan datar aman, di jalan mendaki terasa tenaga mobil tidak stabil,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, mobilnya kini terpaksa diparkir sementara di rumah. Ia mengaku trauma mengendarainya karena khawatir membahayakan keselamatan.
“Takut saya mengendarainya, ketika dalam perjalanan menyalip mobil di depan lalu hilang tenaganya bisa berakibat kecelakaan,” ujarnya.
Mendengar informasi dari media bahwa Pertamina Patra Niaga Cabang Padang memberikan kompensasi kepada pemilik kendaraan yang rusak diduga akibat endapan dalam BBM, Aska mengaku bersyukur. Menurutnya, bantuan itu sangat meringankan beban pemilik kendaraan.
“Teman saya kemarin mengganti pompa minyak mobilnya sampai habis 500 ribu lebih,” sebutnya.
Di samping itu, Aska berharap Pertamina tidak hanya memberikan kompensasi kepada pemilik kendaraan yang terdampak, tetapi juga memberikan kepastian rasa aman kepada masyarakat sebagai konsumen. Pasalnya, dari informasi yang beredar, banyak SPBU di Padang yang terindikasi BBM-nya mengandung endapan.
Ia meminta Pertamina melakukan langkah pencegahan dengan menguras tangki BBM di SPBU yang terindikasi tersebut, agar masyarakat kembali tenang saat mengisi BBM.
(MP)
