-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

KAN Pauh IX Periode 2026–2031 Dikukuhkan, Fadly Amran Dorong Penguatan Adat dalam Pembangunan Kota Padang

Minggu, 04 Oktober 2026 | Oktober 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-03T23:10:03Z
Fadly Amran menekankan pentingnya peran lembaga adat dalam mendukung pembangunan daerah.


Padang, MP----- Pemerintah Kota Padang menegaskan pentingnya keberadaan lembaga adat sebagai bagian dari kekuatan sosial dan kebudayaan dalam mendukung pembangunan daerah. Hal itu disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat melantik sekaligus mengukuhkan Pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX periode 2026–2031.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengukuhkan Pengurus KAN Pauh IX periode 2026–2031.


Dalam prosesi tersebut, Musdafirman Datuak Rajo Diguci dikukuhkan sebagai Ketua KAN Pauh IX, didampingi Muzalif Toben Datuak Rajo Lelo sebagai Sekretaris dan Edijon Datuak Rajo Perak sebagai Bendahara.


Fadly Amran menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang mendapat amanah untuk memimpin KAN Pauh IX selama lima tahun ke depan. Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat peran lembaga adat sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.


Menurut Fadly, pembangunan kota tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah. Kekuatan masyarakat, termasuk lembaga adat, memiliki posisi penting dalam membangun kebersamaan, menjaga nilai sosial dan memperkuat identitas budaya daerah.


“Selamat kepada pengurus KAN Pauh IX yang telah dilantik dan dikukuhkan. Kami berharap KAN terus memberikan dukungan, membangun sinergi dan berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Padang dalam mendukung pembangunan,” ujar Fadly.


Ia menambahkan, Pemerintah Kota Padang bersama DPRD Kota Padang telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Minangkabau.


Regulasi tersebut, kata Fadly, menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah untuk memperkuat eksistensi lembaga adat sekaligus memastikan nilai-nilai budaya Minangkabau tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.


“Perda ini merupakan bagian dari komitmen kita untuk menjaga eksistensi lembaga adat sekaligus melestarikan nilai-nilai luhur budaya Minangkabau,” katanya.


Fadly berharap keberadaan KAN tidak hanya berfungsi dalam urusan adat, tetapi juga mampu menjadi ruang pemersatu masyarakat dan memperkuat karakter generasi muda melalui nilai-nilai kearifan lokal.


Sementara itu, Ketua KAN Pauh IX periode 2026–2031, Musdafirman Datuak Rajo Diguci, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepadanya bersama jajaran pengurus.


Musdafirman menegaskan, kepengurusan yang dipimpinnya akan berupaya menjalankan amanah dengan mengedepankan kebersamaan, musyawarah serta menjaga marwah adat dan budaya Minangkabau.


“Ini adalah amanah yang harus kami jalankan bersama. KAN Pauh IX akan berupaya menjaga nilai-nilai adat, memperkuat kebersamaan masyarakat dan membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah,” ujar Musdafirman.


Ia mengatakan, KAN Pauh IX juga akan mendorong keterlibatan generasi muda dalam memahami dan melanjutkan nilai-nilai adat. Menurutnya, pelestarian budaya tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.


Musdafirman juga menekankan pentingnya sinergi antara ninik mamak, tokoh masyarakat, generasi muda dan pemerintah dalam menghadapi dinamika kehidupan masyarakat perkotaan.


“Adat harus mampu berjalan seiring dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya. Karena itu, kami membutuhkan dukungan seluruh unsur masyarakat agar KAN Pauh IX dapat menjalankan fungsinya secara maksimal,” katanya.


Pengukuhan pengurus KAN Pauh IX periode 2026–2031 tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat hubungan antara lembaga adat dan Pemerintah Kota Padang. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya menjaga keberlangsungan adat dan budaya Minangkabau, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi terciptanya masyarakat yang harmonis serta pembangunan kota yang berkelanjutan.


(Pd/MP)

×
Berita Terbaru Update