![]() |
| Bupati Eka Putra bersama Wakil Bupati Ahmad Fadli dan Anggota DPR RI Andre Rosiade meninjau lokasi revitalisasi Pasar Serikat C Batusangkar. |
Batusangkar, MP----- Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp153 miliar untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Dana yang bersumber dari APBN tersebut diperuntukkan bagi pembangunan baru Pasar Serikat C Batusangkar senilai Rp60 miliar serta enam paket peningkatan jalan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) dengan anggaran mencapai Rp93 miliar.
Komitmen pembangunan tersebut ditinjau langsung Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE., MM., bersama Wakil Bupati Ahmad Fadli, S.Psi., dan Anggota DPR RI H. Andre Rosiade, SE., Rabu (28/10/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan sejumlah proyek strategis yang diharapkan mampu memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Anggota DPR RI Andre Rosiade menjelaskan, revitalisasi Pasar Serikat C Batusangkar bukan sekadar memperbaiki bangunan lama, melainkan membangun pasar baru secara menyeluruh dengan fasilitas yang lebih representatif dan modern.
Dengan dukungan anggaran APBN sebesar Rp60 miliar, pasar tersebut dirancang mampu menampung 308 pedagang, dilengkapi 112 unit kios serta fasilitas pendukung lainnya.
Menurut Andre, pembangunan pasar ini merupakan tindak lanjut komitmen Presiden Prabowo Subianto ketika berkunjung ke Kabupaten Tanah Datar. Janji pembangunan tersebut kini mulai direalisasikan melalui dukungan pemerintah pusat dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Saat ini, proyek Pasar Serikat C Batusangkar masih memasuki tahapan tender perencanaan. Proses lelang konstruksi dijadwalkan berlangsung pada awal 2027, dengan pekerjaan fisik diproyeksikan dimulai Februari dan ditargetkan selesai pada akhir tahun yang sama.
Selain pembangunan pasar, perhatian pemerintah pusat juga diarahkan pada pembenahan infrastruktur jalan. Tanah Datar memperoleh enam paket pekerjaan melalui program IJD dengan total anggaran Rp93 miliar. Alokasi tersebut menjadikan Tanah Datar sebagai salah satu daerah penerima paket IJD terbanyak di Sumatera Barat tahun ini.
Andre Rosiade mengapresiasi upaya Bupati Eka Putra bersama jajaran pemerintah daerah yang dinilai aktif memperjuangkan kebutuhan infrastruktur melalui koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat.
Ia menegaskan, dukungan anggaran tersebut diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi mobilitas masyarakat, kelancaran distribusi hasil pertanian, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Bupati Eka Putra menyampaikan bahwa terealisasinya sejumlah program pembangunan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI, kementerian terkait, dan pemerintah pusat.
Menurutnya, revitalisasi Pasar Serikat C Batusangkar dan peningkatan kualitas sejumlah ruas jalan merupakan kebutuhan mendesak masyarakat. Terlebih, akses jalan menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, pelayanan publik, serta keselamatan pengguna jalan.
"Alhamdulillah, berkat kolaborasi dengan Pak Andre Rosiade, jajaran Kementerian PUPR, serta dukungan Presiden, sejumlah persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat mulai mendapatkan penyelesaian," ungkap Eka Putra.
Ia juga menyebutkan, pembangunan di Tanah Datar tidak hanya terfokus pada pasar dan jalan, tetapi mencakup sejumlah proyek strategis lainnya, seperti sabo dam, pembangunan jembatan, hingga program Sekolah Rakyat.
Atas dukungan tersebut, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, serta Andre Rosiade yang turut mengawal aspirasi pembangunan masyarakat Tanah Datar.
Namun, besarnya alokasi anggaran Rp153 miliar tersebut juga membawa tanggung jawab besar dalam pelaksanaannya. Pemerintah daerah dan instansi teknis diharapkan memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan transparan, tepat waktu, sesuai spesifikasi teknis, serta mengutamakan kualitas bangunan.
Revitalisasi pasar harus mampu menghadirkan ruang perdagangan yang nyaman, tertata, dan berkelanjutan bagi pedagang maupun pembeli. Begitu pula pembangunan jalan harus memberikan manfaat jangka panjang, bukan sekadar mengejar penyelesaian proyek.
Dengan demikian, kucuran anggaran pemerintah pusat tersebut diharapkan menjadi momentum penting bagi Tanah Datar untuk memperkuat perekonomian masyarakat, memperbaiki konektivitas wilayah, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Luhak Nan Tuo.
(Td/MP)
