-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

AHY: Underpass Bitung Jadi Solusi Permanen Urai Kemacetan, Progres Pembangunan Capai 70,7 Persen

Minggu, 08 November 2026 | November 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-11-07T23:21:20Z
Menko AHY menyimak pemaparan petugas terkait progres pembangunan Underpass Bitung, Kabupaten Tangerang.


Banten, MP----- Pemerintah terus memperkuat pembangunan infrastruktur transportasi guna mengatasi persoalan kemacetan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Salah satu upaya strategis tersebut diwujudkan melalui pembangunan Underpass Bitung di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, yang kini progres pengerjaannya telah mencapai 70,7 persen.

Menko AHY berfoto bersama jajaran petugas Kementerian Pekerjaan Umum usai meninjau pembangunan Underpass Bitung, Tangerang.


Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat meninjau langsung perkembangan proyek tersebut, Jumat (6/11/2026), menegaskan bahwa pembangunan underpass merupakan langkah konkret pemerintah dalam menghadirkan solusi jangka panjang terhadap persoalan kemacetan yang selama ini membebani masyarakat di kawasan Bitung.


“Sudah terlalu lama masyarakat dan aktivitas ekonomi yang melewati jalur Bitung ini terdampak kemacetan. Kita perlu mencari solusi yang lebih permanen, salah satunya melalui pembangunan underpass,” ujar AHY.


Menurutnya, kemacetan bukan sekadar persoalan kepadatan kendaraan, tetapi juga berdampak langsung terhadap produktivitas masyarakat, efisiensi waktu perjalanan, biaya logistik, serta kelancaran aktivitas perekonomian.


Karena itu, pembangunan Underpass Bitung diharapkan mampu memberikan perubahan signifikan terhadap kelancaran arus transportasi, khususnya pada jalur strategis yang menjadi penghubung berbagai kawasan aktivitas ekonomi di Tangerang Raya.


Berdasarkan perkembangan pekerjaan, proyek dengan nilai anggaran sekitar Rp87 miliar tersebut telah mencapai 70,7 persen atau sedikit lebih cepat dibandingkan target rencana. Lingkup pekerjaan meliputi penanganan underpass sepanjang kurang lebih 350 meter beserta pembangunan jalan pendekat.


Pemerintah menargetkan serah terima pertama pekerjaan atau Provisional Hand Over (PHO) pada Februari 2027.


Kehadiran infrastruktur ini juga diproyeksikan mampu menurunkan tingkat kepadatan lalu lintas di jalur Bitung, dari indeks yang mendekati angka 1 menjadi sekitar 0,5. Penurunan tersebut diharapkan memberikan dampak nyata terhadap waktu tempuh perjalanan dan kelancaran arus kendaraan.


“Para pekerja bisa menempuh perjalanan lebih cepat, dan anak-anak kita bisa berangkat ke sekolah dengan lebih nyaman,” kata AHY.


Ia menambahkan, manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan oleh pengguna jalan, tetapi juga masyarakat luas, pelaku usaha, sektor perdagangan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kelancaran transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat konektivitas dan meningkatkan daya saing ekonomi daerah.


Sementara itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Banten, Indra Gunawan, menjelaskan bahwa pekerjaan portal di sisi Tangerang masih berlangsung. Pihaknya menargetkan akses pada sisi tersebut sudah dapat dibuka pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), sehingga dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan pada periode peningkatan mobilitas masyarakat.


Dalam kesempatan itu, AHY menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Tangerang, serta kontraktor pelaksana yang telah berkolaborasi mempercepat pembangunan.


Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak tetap mengawal pelaksanaan pekerjaan hingga tuntas dengan memperhatikan kualitas konstruksi, ketepatan waktu, serta keselamatan dan kesehatan kerja para pekerja.


Menurut AHY, percepatan pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan pemenuhan standar mutu. Sebab, infrastruktur yang dibangun menggunakan anggaran negara harus memberikan manfaat jangka panjang dan dapat diandalkan oleh masyarakat.


Peninjauan tersebut turut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Kepala Balai PJN Banten Indra Gunawan, Anggota DPR RI Zulfikar Hamonangan, Anggota DPRD Provinsi Banten Asep Hidayat, Kepala Bappeda Provinsi Banten Babar Suharso, serta Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan.


AHY didampingi Deputi III Nazib Faizal, Staf Khusus Menko Agust Jovan Latuconsina, Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum Ahmad Khoirul Umam, serta Tenaga Ahli Menko Yudhi Prasetyo.


Pembangunan Underpass Bitung menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas wilayah melalui penyediaan infrastruktur transportasi yang lebih efektif. Dengan penyelesaian sesuai target, proyek ini diharapkan tidak hanya mengurai kemacetan, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Tangerang Raya.


(Bn - MP)

×
Berita Terbaru Update