-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Gubernur Sumbar Terima Bantuan Bibit dari ABT Kementerian Pertanian

Kamis, 11 September 2025 | September 11, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-11T04:19:47Z
Pertemuan gubernur dengan Menteri Pertanian dikantor Kementerian Pertanian di Jakarta 


Jakarta, MP----- Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menerima bantuan bibit dari Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Kementerian Pertanian RI, Rabu (10/9/2025) di Jakarta.


Pada pertemuan dengan Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, Gubernur Mahyeldi didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Sumbar, Adib Alfikri, Kadis Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumbar, Bupati Agam, Beni Warlis, Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, Bupati Pesisir Selatan, Hendra Joni dan Wakil Bupati Solok, Chandra.


Bantuan bibit yang diterima Gubernur Mahyeldi berupa bantuan Bibit jagung untuk 5.000 hektare, Bibit kopi untuk 2.000 hektare dan Bibit kelapa untuk 100 hektare.


Dalam pertemuan tersebut, Menteri Amran Sulaiman menegaskan bahwa pihaknyahaknya akan melakukan evaluasi ketat atas pelaksanaan bantuan bibit. Daerah penerima bantuan yang tidak mampu melaksanakan dengan baik, tidak akan menerima bantuan pada tahun berikutnya.


“Saya berencana melakukan kunjungan kerja ke Sumbar untuk meninjau langsung pemanfaatan bantuan ABT ini,” ucap Menteri Amran Sulaiman.


Amran Sulaiman menegaskan bahwa tujuan pemberian bantuan ABT adalah untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Meningkatkan perekonomian masyarakat serta Membuka peluang usaha baru di daerah penerima bantuan.


“Kita mendorong pada kepala daerah di Sumbar agar aktif mencari peluang dan informasi di kementerian/lembaga pusat serta melakukan pengembangan pasar hasil pertanian, termasuk melalui ekspor,” tegas Amran.


Gubernur Mahyeldi mengusulkan kepada Menteri Pertanian untuk membuat hilirisasi gambir di Sumbar. Sebab, berdasarkan Data BPS 2025 mencatat, sebanyak 7 kabupaten/kota di Sumbar saat ini menjadi sentra penghasil gambir terbesar di Indonesia dan menjadi pemasok utama kebutuhan Gambir dunia, dengan jumlah produksi mencapai 26.912,18 ton pada 2024.


“Pemprov Sumbar bersama bupati/wali kota se-Sumbar berkomitmen memacu produksi pertanian. Sumbar telah swasembada beras, dan akan dilanjutkan pada komoditas lain seperti jagung, kelapa, kakao, dan kopi,” ungkap Gubernur Mahyeldi.


Gubernur Mahyeldi berharap langkah ini berdampak menurunkan angka kemiskinan di Sumbar. (*)

×
Berita Terbaru Update