-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Material Tebal Tutup Jalan Lubuk Selasih, Alat Berat Bekerja Sepanjang Hari

Jumat, 28 November 2025 | November 28, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-28T01:40:05Z
Loader kuning membersihkan tumpukan material longsor di KM 27+350 Lubuk Selasih.

Solok, MP----- Jalan nasional di KM 27+350 Lubuk Selasih kembali menunjukkan kerentanannya. Kamis (27/11/2025), longsor besar meluncur dari tebing yang jenuh air, langsung memutus akses utama penghubung Solok–Padang. Dalam hitungan menit, badan jalan tertutup lumpur pekat, tanah, dan pepohonan roboh, membuat arus kendaraan dari dua arah benar-benar berhenti total.


Situasi di lapangan tampak dramatis. Sebuah loader berwarna kuning terus bergerak maju-mundur menembus gundukan material yang licin. Suara mesin berat berpadu dengan kepulan asap tipis yang terbawa angin lembap. Kabut yang turun sejak pagi membuat jarak pandang terbatas, sementara dua petugas berseragam terlihat mengatur warga agar tidak mendekati lokasi rawan amblas susulan. Salah satu petugas tampak menonjol dengan jas hujan hijau neon, berdiri sigap di tepi jalan yang sebagian sudah retak.


Kepala Satker PJN Wilayah II Sumatera Barat, Masudi, ST., MT, memastikan bahwa upaya pembersihan sedang berlangsung intensif. “Tim sedang bekerja di KM 27+350 untuk membersihkan material longsor. Untuk saat ini, lalu lintas macet total dan belum dapat dilewati,” jelasnya.


Sejak pagi, antrean panjang kendaraan terbentuk di dua sisi jalan. Mobil dan truk menumpuk tanpa kepastian kapan jalur akan dibuka kembali. Beberapa pengendara memilih memutar balik, sementara sebagian lain hanya bisa menunggu di tengah udara dingin dan rintik hujan.


Koordinasi penanganan dilakukan PPK 2.5 Wilayah II, Rai Fraja Novfandro, ST., M.Sc., yang mengungkapkan bahwa ketebalan material menyulitkan proses pembukaan jalan. “Kami terus berupaya membuka akses secepatnya. Namun kondisi di lapangan cukup berat dan membutuhkan kehati-hatian agar tidak membahayakan petugas,” jelasnya.


Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk menghindari perjalanan yang tidak mendesak dan tetap waspada terhadap potensi longsor susulan di sekitar kawasan perbukitan yang tengah jenuh oleh hujan. “Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Mohon tunda perjalanan sampai jalur dinyatakan aman,” ujar Masudi menutup penjelasan.


Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan masih berlangsung dan diperkirakan memerlukan waktu tambahan sebelum kendaraan dapat melintas kembali.

×
Berita Terbaru Update