![]() |
| KA Pariaman Ekspres melayani rute Pauh Lima–Padang–Pariaman–Naras dengan tarif terjangkau dan panorama pesisir Sumatera Barat. |
Padang, MP----- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat kinerja positif angkutan penumpang sepanjang tahun 2025. Total sebanyak 1.978.241 penumpang telah dilayani seluruh layanan kereta api di wilayah Sumbar, menegaskan peran strategis transportasi rel bagi mobilitas masyarakat.
Dari angka tersebut, KA Pariaman Ekspres menjadi layanan paling diminati dengan 1.620.600 penumpang, atau lebih dari 80 persen total penumpang KAI Divre II Sumbar. Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres melayani 258.312 penumpang, dan KA Lembah Anai mencatat 99.329 penumpang selama periode yang sama.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, Kamis (15/1/2025), menyampaikan bahwa tingginya minat masyarakat terhadap KA Pariaman Ekspres tidak lepas dari perannya sebagai penghubung kawasan perkotaan, pesisir, dan destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.
“Dari total hampir dua juta penumpang sepanjang 2025, sebanyak 1.620.600 penumpang menggunakan KA Pariaman Ekspres. Ini membuktikan bahwa layanan tersebut benar-benar menjadi kereta favorit masyarakat, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan wisata,” ujar Reza.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat Festival Tabuik di Kota Pariaman, 6 Juli 2025. Pada momentum tersebut, KAI menyediakan 4.240 tempat duduk, namun tiket yang terjual mencapai 6.481 lembar, atau setara 153 persen dari kapasitas yang disiapkan.
KA Pariaman Ekspres melayani rute Pauh Lima – Padang – Pariaman – Naras dengan 10 perjalanan per hari. Dengan tarif terjangkau Rp5.000, kereta ini menjadi pilihan utama warga dan wisatawan menuju Pantai Gandoriah serta berbagai destinasi wisata pesisir lainnya.
Selain harga ekonomis, perjalanan selama sekitar 1,5 jam menawarkan panorama alam khas Sumatera Barat, mulai dari hamparan laut, persawahan, hingga perkampungan Minangkabau.
“Lonjakan penumpang ini menunjukkan bahwa KA Pariaman Ekspres bukan sekadar moda transportasi, tetapi telah menjadi bagian dari ekosistem pariwisata dan budaya di Sumatera Barat,” tambah Reza.
Di sisi lain, KA Minangkabau Ekspres yang menghubungkan Bandara Internasional Minangkabau (BIM)–Pulau Aie, serta KA Lembah Anai relasi Kayutanam–Padang, juga terus berperan penting dalam mendukung konektivitas masyarakat dan wisatawan.
Ke depan, KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, mulai dari ketepatan waktu, kenyamanan, hingga keselamatan perjalanan, sekaligus menyesuaikan kapasitas dan pola operasi seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Kami akan terus berinovasi dan memperkuat layanan agar kereta api tetap menjadi moda transportasi andalan masyarakat Sumatera Barat,” tutup Reza.
(*)
