-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Ziarah Pionir Dharmasraya, Pemkab Kenang Fondasi Awal Pemerintahan

Kamis, 08 Januari 2026 | Januari 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-08T00:54:48Z
Pemkab Dharmasraya mengenang jasa perintis pemerintahan daerah melalui anjangsana dan ziarah makam.

Dharmasraya, MP----- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Dharmasraya, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menggelar anjangsana dan ziarah ke makam Penjabat Bupati pertama Dharmasraya, almarhum Drs. H. Ahmad Munawar, M.M., di Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Selasa (06/01/2026).

Ziarah tersebut menjadi momen penghormatan atas peran besar almarhum dalam masa-masa awal pembentukan Kabupaten Dharmasraya. Rombongan Pemkab disambut langsung oleh istri almarhum, Ny. Eti Ahmad Munawar, dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan.

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Wakil Bupati Leli Arni, Ketua DPRD Jemi Hendra, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, tokoh adat, alim ulama, Bundo Kanduang, hingga keluarga almarhum tampak menyatu dalam prosesi penghormatan tersebut. Para camat, wali nagari, organisasi perempuan, serta insan pers turut hadir mengikuti rangkaian kegiatan.

Secara bergiliran, pimpinan daerah dan unsur Forkopimda melakukan tabur bunga di pusara almarhum sebagai simbol doa dan penghargaan atas jasa pengabdiannya. Prosesi ini menjadi pengingat bahwa perjalanan Dharmasraya sebagai daerah otonomi tidak lepas dari kerja keras para perintis.

Dalam sambutannya, Bupati Annisa menegaskan bahwa ziarah ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan refleksi bersama terhadap nilai-nilai dasar yang telah diwariskan pendahulu.

“Dharmasraya dibangun di atas niat tulus dan semangat pengabdian. Nilai itulah yang harus terus menjadi pegangan kita dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan,” ujar Annisa.

Almarhum Drs. H. Ahmad Munawar dilantik sebagai Penjabat Bupati Dharmasraya pada 10 Januari 2004, hanya beberapa hari setelah daerah ini resmi berdiri. Di tengah keterbatasan anggaran, struktur pemerintahan yang belum lengkap, serta ekspektasi masyarakat yang tinggi, almarhum mampu menjaga stabilitas daerah dan membangun fondasi tata kelola pemerintahan yang efektif.

Pendekatan kepemimpinan yang mengedepankan musyawarah dengan tokoh adat dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan almarhum dalam melewati masa transisi tersebut.

Memasuki usia ke-22 tahun, Kabupaten Dharmasraya terus melangkah dengan berbagai capaian pembangunan. Namun, pemerintah daerah menyadari bahwa tantangan ke depan membutuhkan konsistensi, kebersamaan, dan keteladanan, sebagaimana yang telah dicontohkan para pendiri daerah.

Di akhir kegiatan, Pemkab Dharmasraya menyampaikan apresiasi kepada keluarga almarhum serta masyarakat Nagari Koto Padang atas kontribusi dan warisan nilai yang ditinggalkan bagi perjalanan daerah. Ziarah ini menjadi penegasan bahwa kemajuan Dharmasraya hari ini bertumpu pada pengabdian para pendahulu yang tidak boleh dilupakan.

×
Berita Terbaru Update