Padang, MP----- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memprioritaskan daerah-daerah terdampak bencana sebagai lokasi pelaksanaan Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Kebijakan ini ditegaskan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, sebagai wujud kepedulian dan dukungan moral negara kepada masyarakat yang tengah berjuang memulihkan diri pascabencana.
![]() |
| Suasana Subuh Mubarakah ASN Pemprov Sumbar di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Minggu (1/2/2026), yang menjadi momentum penguatan spiritual menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. |
“Safari Ramadhan tahun ini kita arahkan ke daerah-daerah terdampak bencana, agar kita bisa melihat dan merasakan langsung sejauh mana proses pemulihan yang sedang berlangsung di tengah masyarakat,” ujar Mahyeldi.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur saat kegiatan Subuh Mubarakah ASN Pemprov Sumbar di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Padang, Minggu (1/2/2026).
Menurut Mahyeldi, Safari Ramadhan tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan pemerintah, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat empati sosial serta ikatan emosional antara pemerintah dan masyarakat. Kehadiran pemerintah, kata dia, harus benar-benar dirasakan, tidak hanya dalam konteks pembangunan fisik, tetapi juga secara spiritual dan sosial.
“Negara harus hadir di saat masyarakat membutuhkan, terutama mereka yang sedang menghadapi cobaan. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian itu,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengumumkan rencana pelaksanaan Tarhib Ramadhan yang dijadwalkan pada 15 Februari 2026. Kegiatan tersebut akan digelar ba’da Subuh di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.
“InsyaAllah, Tarhib Ramadhan akan menghadirkan Ketua MUI Sumbar, Buya Dr. Gusrizal Gazahar sebagai pemateri. Kami berharap kegiatan ini dapat diikuti oleh ASN serta seluruh lapisan masyarakat,” kata Mahyeldi.
Sementara itu, kegiatan Subuh Mubarakah kali ini mengusung tema “Sya’ban Menjelang Ramadhan 1447 H, Apa dan Mengapa di Bulan Istimewa Ini” dengan penceramah Dr. H. Urwatul Wutsqa, Lc, MA. Program yang rutin dilaksanakan pada minggu pertama setiap bulan ini diikuti oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumbar.
Melalui rangkaian kegiatan keagamaan tersebut, Pemprov Sumbar berharap semangat Ramadhan tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga menumbuhkan solidaritas dan kepedulian sosial, khususnya bagi masyarakat yang sedang bangkit dari dampak bencana.
(Hm.sb)

