Padang, MP----- Kebersamaan yang hangat dan penuh makna mewarnai pergelaran Halal Bihalal Keluarga Besar Ikatan Keluarga Kacang (IKKA) Padang yang berlangsung di Hotel Padang, Minggu (19/4). Mengangkat tema “Merajut Silaturahmi Rang Kacang Badunsanak”, kegiatan ini menjadi ruang temu yang tidak hanya mempererat hubungan kekeluargaan, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau di tengah masyarakat.
Saling sapa, berjabat tangan, hingga canda ringan antar sesama anggota IKKA menciptakan atmosfer yang hangat, seolah menghapus sekat jarak dan waktu antar perantau dan yang menetap di kampung halaman. Momentum halal bihalal menjadi titik penting untuk saling memaafkan, sekaligus memperkuat nilai badunsanak yang menjadi identitas sosial masyarakat Kacang.
Tokoh masyarakat Kacang yang hadir, Muhammad Husni Nahar, menyampaikan kesan dan pesan yang mendalam kepada media di lokasi acara. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian penting dari upaya menjaga jalinan sosial yang berakar pada nilai adat dan kekeluargaan.
“Halal bihalal ini bukan hanya tentang berkumpul, tetapi tentang menghidupkan kembali rasa memiliki sebagai satu keluarga besar. Di sinilah kita memperkuat makna rang Kacang badunsanak, bahwa kita saling terikat, saling peduli, dan saling menjaga,” ungkapnya.
Menurutnya, di tengah dinamika kehidupan modern yang cenderung individualistik, kegiatan seperti ini menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan dan solidaritas sosial.
“Kita boleh merantau jauh, memiliki kesibukan masing-masing, tetapi jangan sampai melupakan akar budaya dan hubungan kekeluargaan. Justru di forum seperti inilah kita kembali disatukan, saling berbagi cerita, dan memperkuat nilai kebersamaan,” tambahnya dengan penuh harap.
Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlangsungan tradisi tersebut. Keterlibatan mereka dinilai menjadi kunci agar nilai-nilai budaya Minangkabau tetap hidup dan relevan di masa depan.
Selain sambutan, momen makan bersama dan sesi foto menjadi penutup yang mempertegas rasa kebersamaan di antara seluruh peserta.
Pergelaran Halal Bihalal IKKA Padang tahun ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga memperlihatkan bagaimana nilai adat, budaya, dan kekeluargaan tetap menjadi fondasi kuat dalam kehidupan masyarakat Kacang. Dalam balutan suasana yang humanis dan penuh kehangatan, semangat badunsanak kembali diteguhkan sebagai perekat sosial yang tak lekang oleh waktu.
(Red/mp)
