-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Isu Kenaikan BBM Picu Antrean, Gubernur Sumbar Minta Warga Tetap Tenang

Rabu, 01 April 2026 | April 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-01T12:23:55Z
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, saat diwawancarai wartawan mengimbau masyarakat tetap tenang menyikapi isu kenaikan BBM.

Padang, MP----- Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengingatkan masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang belum jelas kebenarannya. Isu tersebut belakangan memicu antrean kendaraan di sejumlah SPBU di berbagai daerah di Sumbar.

Mahyeldi menegaskan, hingga saat ini pemerintah daerah belum menerima informasi resmi terkait rencana penyesuaian harga BBM dari pemerintah pusat. Ia menilai antrean yang terjadi lebih dipicu oleh kepanikan masyarakat dibandingkan adanya gangguan pasokan.

“Kami minta masyarakat tidak panik dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Kondisi distribusi BBM masih aman dan terus kami pantau,” ujarnya di Padang, Selasa (31/3/2026).

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, lanjutnya, terus berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut guna memastikan distribusi BBM tetap lancar dan tidak terjadi kelangkaan di lapangan.

Menurut Mahyeldi, perilaku konsumsi yang tidak terkendali justru berpotensi menimbulkan persoalan baru, seperti kelangkaan semu dan antrean panjang di SPBU. Ia menekankan pentingnya sikap bijak masyarakat dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama yang belum terverifikasi.

“Kalau masyarakat membeli sesuai kebutuhan, distribusi akan berjalan normal. Kepanikan justru bisa memperburuk keadaan,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan terkait harga BBM sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat dengan berbagai pertimbangan matang. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya pada isu yang belum memiliki dasar resmi.

Pemprov Sumbar, tambah Mahyeldi, akan terus memperkuat koordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga stabilitas pasokan energi di daerah serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Kami pastikan pengawasan distribusi terus dilakukan agar situasi tetap kondusif,” tegasnya.

(Red/hm-sb)

×
Berita Terbaru Update