-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Mendagri Tito Karnavian: Musrenbang Harus Berdampak Nyata

Jumat, 24 April 2026 | April 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-24T02:13:48Z
Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya perencanaan matang dalam RKPD.

Medan, MP----- Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menegaskan bahwa perencanaan pembangunan daerah tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Dalam keterangannya, Rabu (22/4/2026), ia menekankan bahwa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) harus berbasis perencanaan yang matang, terukur, dan berkualitas.

Menurut Tito, kualitas perencanaan menjadi kunci utama dalam mendorong perubahan signifikan di daerah. Tanpa perencanaan yang kuat, pembangunan berisiko berjalan tanpa arah yang jelas dan tidak memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tidak boleh lagi dipandang sebagai agenda rutin tahunan semata. Lebih dari itu, forum tersebut harus menjadi fondasi awal dalam merumuskan arah pembangunan daerah yang strategis dan berorientasi hasil.

“Musrenbang bukan sekadar formalitas. Ini adalah titik awal untuk menentukan kebijakan pembangunan yang benar-benar berdampak,” tegasnya.

Tito menekankan pentingnya pendekatan partisipatif dalam proses perencanaan. Pemerintah provinsi diminta aktif menyerap aspirasi dari kabupaten dan kota, sehingga kebijakan yang disusun benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Namun, ia juga menggarisbawahi bahwa pemerintah daerah merupakan bagian dari sistem pemerintahan nasional. Karena itu, perencanaan pembangunan harus tetap selaras dengan program pemerintah pusat, guna memastikan kesinambungan dan efektivitas pelaksanaan.

Lebih jauh, Tito menyoroti pentingnya kepemimpinan kepala daerah. Ia menilai visi dan misi yang jelas harus diterjemahkan dalam peta jalan pembangunan yang konkret dan terukur.

“Kepemimpinan bukan hanya soal kewenangan, tetapi juga kekuatan konsep. Kepala daerah harus mampu merumuskan arah pembangunan dengan jelas,” ujarnya.

Ia menambahkan, tujuan utama Musrenbang adalah menghasilkan rencana kegiatan yang konkret melalui musyawarah untuk mencapai kesepakatan program prioritas. Semakin rinci perencanaan yang disusun, semakin besar peluang keberhasilan implementasi di lapangan.

“Perencanaan yang detail menunjukkan pemahaman yang mendalam terhadap persoalan. Dari situlah strategi yang tepat bisa dirumuskan,” pungkas Tito.

(HM/red)

×
Berita Terbaru Update