-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Perkuat Strategi Komunikasi Publik, PPATK Studi Banding ke Polda Metro Jaya

Minggu, 05 April 2026 | April 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-05T10:22:59Z
Suasana diskusi dan pemaparan materi strategi komunikasi publik di Ruang M2C Bidhumas Polda Metro Jaya.

Jakarta, MP----- Upaya memperkuat strategi komunikasi publik di tengah derasnya arus informasi digital terus dilakukan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. Salah satunya melalui kegiatan studi banding ke Bidang Humas Polda Metro Jaya yang digelar di Jakarta.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang M2C Bidhumas Polda Metro Jaya, Kamis (2/4/2026), ini menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk saling bertukar pengalaman dalam pengelolaan komunikasi publik yang efektif, adaptif, dan berbasis teknologi digital.

Ketua Tim Humas PPATK, Tri Andrianto, menyampaikan apresiasinya atas materi yang disampaikan oleh jajaran Bidhumas Polda Metro Jaya. Ia menilai, banyak wawasan baru yang diperoleh, khususnya dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital yang semakin kompleks.

“Kami mendapat banyak pembelajaran terkait strategi komunikasi publik, terutama dalam memanfaatkan media digital secara optimal,” ujar Tri dalam keterangannya, Jumat (3/4/2026).

Tri juga berharap, sinergi antara PPATK dan Bidhumas Polda Metro Jaya dapat terus diperkuat ke depan. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dalam menyampaikan informasi yang kredibel kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menekankan pentingnya kecepatan dan ketepatan dalam penyampaian informasi publik. Ia menyebut, komunikasi yang baik harus berlandaskan fakta, akurat, serta mudah dipahami oleh masyarakat luas.

“Informasi yang disampaikan ke publik harus cepat, tepat, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” tegas Budi.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya pengelolaan media digital sebagai kunci dalam menghadapi derasnya arus informasi saat ini. Selain itu, sistem komunikasi satu pintu dan sinergi internal juga dinilai krusial untuk menjaga konsistensi pesan yang disampaikan kepada publik.

Kegiatan studi banding ini dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya dan diikuti oleh jajaran Bidhumas serta tim Humas PPATK. Diharapkan, hasil dari pertemuan ini mampu memperkuat fungsi kehumasan kedua institusi dalam menghadapi dinamika komunikasi publik yang semakin cepat dan kompleks.

(Red)

×
Berita Terbaru Update