-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Silaturahmi Perantau Tanah Datar Hangatkan Medan

Minggu, 26 April 2026 | April 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-26T00:03:24Z
Foto bersama pengurus PKLTD, tokoh masyarakat, dan tamu undangan usai acara.

Medan, MP----- Suasana kekeluargaan terasa kental dalam Silaturahmi Akbar Perkumpulan Keluarga Luhak Nan Tuo (PKLTD) Rantau Sumatera Utara yang digelar Sabtu (25/4/2026) malam di Gedung Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM3), Kota Medan. Ratusan perantau asal Tanah Datar yang berdomisili di Sumatera Utara memadati lokasi, mempererat ikatan batin di rantau.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama istri Ny. Lise Eka Putra, jajaran pengurus PKLTD, tokoh masyarakat, serta unsur organisasi kedaerahan Minangkabau.

Dalam sambutannya, Eka Putra menyampaikan permohonan maaf karena baru dapat memenuhi undangan PKLTD. Ia menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk komitmen terhadap janji sekaligus penghormatan kepada masyarakat perantau.

“Saya bukan takut kepada ketua, tetapi takut kepada Allah. Janji adalah utang yang harus dibayar, apalagi ini pertemuan dengan masyarakat perantau yang sangat penting,” ujarnya.

Ia menilai silaturahmi akbar bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan juga memiliki nilai ibadah dan menjadi ruang memperkuat persatuan warga Tanah Datar di perantauan. Di sisi lain, Eka Putra juga membuka ruang kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya memperbaiki kinerja pemerintahan daerah.

Menurutnya, pasca serangkaian bencana yang melanda Tanah Datar dalam dua tahun terakhir, pembangunan terus digencarkan. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, normalisasi sungai, pembangunan sabo dam hingga fasilitas umum lainnya.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh perantau yang telah berkontribusi dalam pembangunan kampung halaman,” katanya.

Ketua PKLTD Rantau Sumatera Utara, M. Yunan Sirhan, menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting untuk menjaga kebersamaan antarperantau. Ia mengungkapkan, silaturahmi akbar lahir dari aspirasi masyarakat yang rindu berkumpul dalam nuansa kekeluargaan.

“Antusiasme yang tinggi malam ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dan persatuan di rantau,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BM3 Sumatera Utara, Farianda Putra, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia berharap silaturahmi seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi jembatan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat perantau.

“Kegiatan ini penting untuk menjaga nilai kebersamaan sekaligus mendukung pembangunan daerah asal,” katanya.

Silaturahmi akbar ini ditutup dengan suasana penuh keakraban, mempertegas bahwa ikatan emosional perantau Tanah Datar tetap terjaga kuat meski berjauhan dari kampung halaman.

(Bts/red)

×
Berita Terbaru Update