-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Tanah Datar Bidik Wisatawan Global, Sinergi Pusat-Daerah Diperkuat

Rabu, 29 April 2026 | April 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-29T00:51:48Z
Bupati Eka Putra berdialog dengan jajaran Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Gedung Indo Jolito.

Batusangkar, MP----- Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mulai mengakselerasi langkah menuju panggung pariwisata internasional. Hal itu ditandai dengan audiensi Bupati Eka Putra bersama jajaran Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Gedung Indo Jolito, Selasa (28/4/2026).

Suasana audiensi penguatan promosi pariwisata Tanah Datar menuju pasar internasional.

Pertemuan yang turut dihadiri Ketua TP PKK Ny. Lise Eka Putra, Asisten Administrasi Umum Riswandi, serta sejumlah kepala OPD itu menjadi forum strategis membahas penguatan promosi pariwisata Tanah Datar ke pasar mancanegara. Fokus utamanya adalah membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan daya saing destinasi.

Dalam kesempatan tersebut, Eka Putra menegaskan bahwa perhatian pemerintah pusat menjadi dorongan penting bagi daerah untuk berbenah. Ia menyebut Tanah Datar memiliki modal kuat berupa kekayaan budaya Minangkabau, jejak sejarah, dan lanskap alam yang masih autentik.

“Ini adalah kekuatan utama yang harus dipromosikan lebih luas, terutama ke pasar internasional,” ujarnya.

Sebagai daerah yang dikenal sebagai luhak nan tuo, Tanah Datar dinilai memiliki karakter wisata budaya yang khas dan berbeda. Pemerintah daerah, kata Eka, terus melakukan pembenahan melalui pengembangan destinasi, peningkatan infrastruktur, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pariwisata.

Ia juga menekankan bahwa sektor pariwisata bukan sekadar etalase budaya, tetapi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Sementara itu, Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II Kemenpar RI, Yulia, menilai Tanah Datar memiliki posisi strategis sebagai salah satu destinasi unggulan di Sumatera Barat. Keunikan adat, tradisi, hingga ikon budaya seperti Istano Basa Pagaruyung menjadi magnet kuat bagi wisatawan asing.

Dalam diskusi, sejumlah strategi promosi dirumuskan, mulai dari penguatan branding destinasi, optimalisasi promosi digital di platform global, partisipasi dalam pameran wisata internasional, hingga penyusunan paket wisata terpadu.

Tak hanya promosi, kesiapan daerah juga menjadi sorotan. Aspek pelayanan, kebersihan, aksesibilitas, hingga pengembangan ekonomi kreatif masyarakat sekitar destinasi dinilai krusial dalam menyambut wisatawan mancanegara.

“Digitalisasi harus dimanfaatkan secara maksimal. Selain itu, kolaborasi dengan travel agent dan penyelenggaraan funtrip menjadi langkah efektif untuk memperkenalkan potensi wisata Tanah Datar secara langsung,” kata Yulia.

Audiensi ini menjadi sinyal kuat bahwa Tanah Datar tengah bersiap naik kelas, dari destinasi regional menuju pemain baru di peta wisata global. Sinergi pusat dan daerah pun diharapkan menjadi kunci dalam membuka peluang tersebut.

(Bts/red)

×
Berita Terbaru Update