![]() |
| Pendiri Utama Forum Dinamika Sumatera Barat (FDSB), Nof Hendra |
Sijunjung, MP----- Pendiri Utama Forum Dinamika Sumatera Barat (FDSB), Nof Hendra, menegaskan pentingnya meningkatkan kemampuan menulis dan presentasi bagi Walinagari, perangkat nagari, hingga masyarakat di Sumatera Barat sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia di era informasi dan keterbukaan publik.
Hal tersebut disampaikannya melalui pesan WhatsApp kepada awak media di Padang, Jumat (15/5/2026). Menurutnya, kemampuan komunikasi tertulis dan verbal kini menjadi kebutuhan mendasar bagi aparatur pemerintahan nagari maupun masyarakat dalam menyampaikan ide, program, serta berbagai informasi pembangunan kepada publik.
“Semakin banyak membaca, semakin banyak yang didapat. The more you read, the more you get,” ujar Nof Hendra.
Ia menilai budaya membaca harus terus ditanamkan sebagai fondasi utama dalam membangun kemampuan menulis dan berbicara di depan publik. Membaca buku, artikel media, hingga mengikuti perkembangan informasi disebutnya menjadi langkah awal untuk memperkaya wawasan dan meningkatkan kualitas komunikasi.
Lebih lanjut, Nof Hendra menjelaskan bahwa kemampuan menulis dan presentasi juga dapat diasah melalui berbagai kegiatan pelatihan dan forum diskusi yang melibatkan insan pers, presenter, hingga master of ceremony (MC).
Menurutnya, keberadaan banyak awak media dan praktisi komunikasi di lingkungan FDSB menjadi potensi besar untuk berbagi pengalaman dan keterampilan kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda dan aparatur nagari.
“Di Forum Dinamika Sumatera Barat ada banyak awak media atau insan pers, presenter, dan MC. Kita dapat belajar cara menulis dan presentasi dari mereka,” katanya.
Ia pun mendorong seluruh Walinagari di Sumatera Barat agar mulai menyelenggarakan program pelatihan menulis dan presentasi secara berkelanjutan bagi perangkat nagari dan masyarakat.
Program tersebut dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, penyusunan konsep press release, publikasi kegiatan nagari berbasis audio-visual, hingga penyampaian program pembangunan kepada masyarakat dan media secara lebih efektif.
Nof Hendra menegaskan, kemampuan komunikasi merupakan salah satu modal utama dalam membangun kepemimpinan yang kuat dan dipercaya masyarakat.
“Last but not least, kemampuan menulis dan presentasi merupakan salah satu modal dasar menjadi pemimpin dalam menyampaikan ide dan gagasan serta menjawab berbagai pertanyaan dari masyarakat dan awak media,” tegas aktivis pecinta lingkungan dan pegiat media sosial tersebut.
Pada bagian akhir keterangannya, Nof Hendra juga mengajak seluruh elemen masyarakat, perantau, anak nagari lintas profesi, unsur TNI-Polri, insan pers, hingga pemerintah daerah untuk bersama-sama mendukung dan mendoakan kelancaran pelaksanaan MUBES FDSB 2026 yang direncanakan berlangsung di Kota Padang pada Sabtu, 12 September 2026 mendatang.
Menurutnya, FDSB hadir sebagai wadah kolaborasi berbagai unsur masyarakat demi mendorong kemajuan Sumatera Barat yang lebih baik, maju, bermartabat, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
“FDSB adalah kolaborasi nyata antara masyarakat, para perantau, insan pers, dan pemerintah demi mewujudkan Sumbar yang lebih baik, maju dan bermartabat serta bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.
(Red)
.jpg)