![]() |
| Kebersamaan ASN, TNI, dan masyarakat usai pelaksanaan Program Dogiyai Bersih di Kabupaten Dogiyai. |
Dogiyai, MP----- Ratusan warga terlihat antusias mengikuti kegiatan Program Dogiyai Bersih yang digelar di halaman Kantor Bupati Dogiyai, Selasa (5/5/2026). Kegiatan tersebut melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, hingga personel TNI dari Satgas Yon Parako 466 sebagai bentuk komitmen bersama menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bermutu.
![]() |
| Ratusan warga mengikuti aksi gotong royong Program Dogiyai Bersih di halaman Kantor Bupati Dogiyai. |
Aksi gotong royong itu dipimpin langsung oleh Asisten I Bupati Dogiyai, Nasom Pigai. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Program Dogiyai Bersih bukan sekadar agenda seremonial, melainkan gerakan kolektif untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
![]() |
| Personel Satgas Yon Parako 466 membersihkan kawasan Jalan Trans Papua dan Pasar Moanemani. |
“Terima kasih atas kehadiran semua pihak. Dogiyai Bersih bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi langkah nyata kita bersama untuk mewujudkan Dogiyai yang bersih, sehat, dan bermutu,” ujar Nasom Pigai.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Satgas Yon Parako 466. Danpos Satgas Yon Parako 466, M. Iqbal Fahriyansyah, menegaskan bahwa TNI siap mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan di wilayah Dogiyai.
“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kehadiran kami bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga bagian dari masyarakat Dogiyai,” katanya.
Aksi bersih-bersih dilakukan di sejumlah titik strategis, mulai dari halaman Kantor Bupati, terminal, Jalan Trans Papua, Jalan Puskesmas Moanemani, Jalan Masuk Kimupugi, Tembus Ikebo, Jalan Koramil, hingga Pasar Moanemani. Kehadiran ratusan warga bersama aparat pemerintah dan TNI menciptakan semangat gotong royong yang kuat di tengah masyarakat.
Program Dogiyai Bersih diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat. Selain menciptakan lingkungan yang sehat dan tertata, kegiatan ini juga dinilai penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan wilayah.
(Pp/red)


