![]() |
| “Ketua KLK Forever Kabupaten Bungo, Idris Zainal, menegaskan kesiapan menjadi tuan rumah HUT KLK Forever Indonesia.” |
Muara Bungo, MP----- Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, dipastikan menjadi pusat pertemuan para pecinta lagu kenangan dari berbagai daerah di Indonesia. Komunitas Lagu Kenangan Forever (KLK Forever) memilih Tanah Melayu Muara Bungo sebagai tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 organisasi tersebut yang akan digelar pada 12 Desember 2026 mendatang.
![]() |
| “KLK Forever Kabupaten Bungo siap menyambut HUT ke-15 dengan semangat kebersamaan dan silaturahmi lintas daerah.” |
Penunjukan Kabupaten Bungo dinilai bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk kepercayaan terhadap soliditas pengurus daerah dalam menjaga eksistensi komunitas lintas generasi itu.
Ketua Pengurus KLK Forever Kabupaten Bungo, Idris Zainal, mengatakan pihaknya telah mulai melakukan persiapan menyambut kedatangan Pendiri Utama sekaligus Ketua Umum KLK Forever Indonesia, Nof Hendra, yang dijadwalkan hadir di Muara Bungo pada 25 Juli 2026.
“Kami merasa bangga dan terhormat atas rencana kedatangan beliau ke Kabupaten Bungo. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kekompakan dan silaturahmi keluarga besar KLK Forever,” ujar Idris Zainal melalui pesan WhatsApp, Kamis (7/5/2026).
Mantan Kepala Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bungo itu menegaskan, amanah sebagai tuan rumah HUT KLK Forever ke-15 akan dijalankan secara maksimal bersama seluruh pengurus dan anggota komunitas di daerah.
Menurut Idris, KLK Forever bukan hanya wadah nostalgia musik lawas, tetapi juga ruang kebersamaan yang menyatukan berbagai kalangan dan generasi melalui pendekatan budaya dan persaudaraan.
“Lewat lagu kenangan, kami ingin menjaga hubungan antarsesama tetap hangat. Musik menjadi media yang menyatukan banyak orang tanpa melihat latar belakang,” katanya.
Sementara itu, Nof Hendra membenarkan agenda kunjungannya ke Muara Bungo pada Juli mendatang. Ia menyebut terdapat dua agenda utama yang akan dibahas bersama pengurus daerah.
Pertama, memperkuat silaturahmi bersama seluruh anggota dan pengurus KLK Forever Kabupaten Bungo. Kedua, membentuk struktur panitia pelaksana HUT KLK Forever ke-15 tingkat nasional.
“Muara Bungo kami pilih karena memiliki semangat kebersamaan yang kuat. Kita ingin Kabupaten Bungo menjadi barometer kekompakan dan persaudaraan KLK Forever se-Nusantara,” ujar Nof Hendra.
Ia menambahkan, peringatan HUT ke-15 nanti diproyeksikan menjadi ajang temu nasional komunitas pecinta lagu kenangan terbesar yang pernah digelar KLK Forever. Ratusan peserta dari berbagai provinsi disebut telah menyatakan kesiapan hadir, mulai dari Jambi, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat hingga sejumlah daerah lainnya.
Tak hanya dihadiri anggota komunitas, acara tersebut juga direncanakan mengundang unsur pemerintah daerah, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, tokoh pers, organisasi kepemudaan, organisasi wanita, hingga berbagai elemen sosial lainnya di Kabupaten Bungo.
Mengusung motto “Merangkai Nada, Merajut Silaturrahmi”, KLK Forever berharap peringatan HUT ke-15 tidak hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga ruang memperkuat hubungan sosial dan budaya di tengah masyarakat.
Di tengah derasnya perkembangan musik digital dan perubahan gaya hidup generasi muda, keberadaan komunitas lagu kenangan dinilai tetap memiliki tempat tersendiri. Selain menjaga memori musikal lintas zaman, komunitas ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial yang kini mulai tergerus budaya individualisme.
(Red)

