![]() |
| Wakapolresta Padang AKBP Pol. Faidil Zikri memimpin sidang BP4R di Rupatama Polresta Padang, Kamis (7/5/2026). |
Padang, MP----- Suasana hangat namun penuh makna terasa di Ruang Rupatama Polresta Padang, Kamis pagi (7/5/2026). Di tengah agenda Sidang Badan Pembantu Penasehat Perkawinan, Perceraian dan Rujuk (BP4R), Wakapolresta Padang AKBP Pol. Faidil Zikri menyampaikan pesan mendalam kepada para calon pasangan anggota Polri yang akan memasuki kehidupan rumah tangga.
![]() |
| Sidang BP4R Polresta Padang menjadi momen pembekalan nilai keluarga harmonis bagi calon pasangan anggota Polri. |
Bagi institusi kepolisian, membangun keluarga bukan sekadar urusan pribadi, tetapi juga bagian penting dalam membentuk mental, moral, dan integritas personel. Karena itu, sidang BP4R bukan hanya formalitas administratif menjelang pernikahan, melainkan ruang pembekalan nilai-nilai kehidupan bagi calon keluarga besar Polri.
![]() |
| Momen kebersamaan usai sidang BP4R bersama Wakapolresta Padang AKBP Pol. Faidil Zikri di Rupatama Polresta Padang. |
Dalam arahannya, AKBP Faidil Zikri menegaskan bahwa seorang anggota Polri harus mampu menjadi kepala keluarga yang jujur, bertanggung jawab, dan mampu menjaga kehormatan keluarga di tengah tuntutan tugas negara.
“Kepada calon pria sidang BP4R, jadilah calon kepala keluarga yang jujur dan bertanggung jawab,” tegasnya di hadapan peserta sidang.
Pesan tersebut mencerminkan bahwa kehidupan seorang anggota Polri tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab sosial dan moral. Tugas kepolisian yang penuh risiko membutuhkan fondasi keluarga yang kuat agar setiap personel tetap mampu menjalankan pengabdian secara profesional dan humanis.
Tak hanya kepada calon mempelai pria, Wakapolresta juga memberikan perhatian khusus kepada calon Bhayangkari. Ia mengingatkan bahwa kehidupan mendampingi anggota Polri membutuhkan kesabaran, ketulusan, dan pengertian yang besar terhadap dinamika tugas suami sebagai aparat negara.
“Kepada calon Bhayangkari, harus setia, sabar, dan memahami bahwa calonnya adalah seorang anggota Polri,” ujarnya.
Pesan tersebut disampaikan dengan nuansa kekeluargaan, menggambarkan bahwa peran Bhayangkari bukan sekadar pendamping rumah tangga, tetapi juga mitra penting dalam menjaga semangat dan stabilitas psikologis anggota Polri di tengah tekanan tugas.
Dalam kesempatan itu, Wakapolresta Padang juga mengajak seluruh pasangan yang mengikuti sidang BP4R untuk membangun rumah tangga yang harmonis, penuh kepercayaan, serta saling menjaga komitmen dalam suka maupun duka.
“Jadilah pasangan yang selalu menjaga kesetiaan dalam berkeluarga dan membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” pesan AKBP Faidil Zikri.
Sidang BP4R di lingkungan Polri selama ini menjadi bagian penting dalam pembinaan personel. Melalui forum tersebut, calon pasangan diberikan pemahaman mengenai tanggung jawab berkeluarga, etika kehidupan rumah tangga, hingga kesiapan menghadapi tantangan profesi kepolisian.
Di balik seragam dan disiplin institusi, terdapat upaya membangun sisi humanis aparat melalui keluarga yang sehat, harmonis, dan saling menguatkan. Sebab keluarga yang kokoh diyakini menjadi pondasi utama lahirnya personel Polri yang profesional, berintegritas, dan dekat dengan masyarakat.
(Rj/red)


