-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Polri Mutasi Besar-besaran, 9 Kapolda Diganti dan 108 Perwira Dirotasi

Sabtu, 09 Mei 2026 | Mei 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-08T23:59:58Z
Gedung Mabes Polri, Jl. Trunojoyo No. 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12110.


Jakarta, MP----- Gerbong mutasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali bergerak dalam skala besar. Kapolri Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi terhadap 108 personel perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen), termasuk pergantian sembilan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) serta sejumlah pejabat strategis di lingkungan Mabes Polri.


Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026. Mutasi ini disebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat organisasi, mendorong regenerasi kepemimpinan, penyegaran institusi, hingga persiapan masa pensiun sejumlah perwira senior.


Salah satu sorotan utama dalam mutasi kali ini adalah penunjukan Djati Wiyoto Abadhy sebagai Kapolda Sumatera Barat menggantikan Gatot Tri Suryanta yang mendapat penugasan baru. Pergantian pucuk pimpinan di wilayah Sumatera Barat menjadi perhatian publik mengingat tantangan keamanan daerah, pengawasan hukum, serta penguatan integritas institusi kepolisian di daerah tersebut terus menjadi fokus utama.


Kadiv Humas Polri, Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari sistem pembinaan karier yang dilakukan secara terukur dan berkelanjutan demi menjaga dinamika organisasi tetap berjalan optimal.


“Mutasi ini menjadi bagian dari penguatan organisasi di tubuh Polri untuk menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis,” ujar Irjen Isir dalam keterangan resminya, Sabtu (9/5/2026).


Selain Sumatera Barat, rotasi jabatan Kapolda juga terjadi di sejumlah wilayah strategis lainnya. Di antaranya, Pipit Rismanto dipercaya memimpin Polda Jawa Barat, Alberd Teddy Benhard Sianipar menjabat Kapolda Kalimantan Barat, dan Arif Budiman ditunjuk sebagai Kapolda Maluku Utara.


Sementara itu, jabatan Kapolda Kalimantan Utara kini diemban Agus Wijayanto, Kapolda Nusa Tenggara Barat dipercayakan kepada Kalingga Rendra Raharja, sedangkan Polda Bengkulu dipimpin Yudhi Sulistianto Wahid.


Untuk wilayah Indonesia timur, Himawan Bayu Aji ditunjuk sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara dan Nasri dipercaya menjabat Kapolda Sulawesi Tengah.


Di tingkat Mabes Polri, posisi strategis Kalemdiklat Polri kini resmi dijabat R. Z. Panca Putra S.. Penunjukan tersebut diharapkan mampu membawa pembaruan dalam sistem pendidikan dan pelatihan kepolisian guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri di tengah tantangan penegakan hukum modern.


Mutasi juga menyentuh jabatan Kapolres di sejumlah wilayah penting. Christian Rony Putra kini resmi menjabat Kapolres Metro Depok, sementara Indra Wijatmiko dipercaya memimpin Polresta Pangkal Pinang.


Tak hanya rotasi jabatan, telegram Kapolri tersebut juga memuat promosi bagi puluhan personel berprestasi. Sebanyak 16 personel naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol), 43 personel mendapat promosi sebagai Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol), serta 16 personel memperoleh kenaikan jabatan menjadi Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol).


Pengamat menilai, perombakan besar di tubuh Polri ini menjadi bagian dari upaya memperkuat efektivitas penegakan hukum di berbagai sektor strategis, mulai dari pengawasan penggunaan anggaran daerah, pemberantasan pertambangan ilegal, hingga pengawasan distribusi energi bersubsidi yang belakangan menjadi perhatian publik nasional.


Serah terima jabatan (Sertijab) para pejabat yang dimutasi dijadwalkan akan berlangsung di Mabes Polri dalam waktu dekat. Dengan rotasi besar ini, Polri diharapkan semakin adaptif, profesional, dan responsif dalam menghadapi tantangan keamanan nasional yang terus berkembang.

(Hm/Jkt/red)

×
Berita Terbaru Update