-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Prabowo Kembali ke Tanah Air, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Prancis

Minggu, 31 Mei 2026 | Mei 31, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-31T02:35:52Z
Presiden Prabowo Subianto disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah pejabat negara setibanya di Jakarta dari Paris, Prancis, Sabtu (30/5/2026).


Jakarta, MP----- Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Tanah Air pada Sabtu (30/5/2026) setelah menyelesaikan kunjungan resmi kenegaraan ke Prancis yang menghasilkan sejumlah capaian strategis dalam bidang ekonomi, energi, perdagangan, dan pertahanan. Kunjungan tersebut menandai semakin eratnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global.


Pesawat yang membawa Presiden mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dan disambut oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita.


Selama berada di Paris, Presiden Prabowo menjalani serangkaian agenda kenegaraan yang menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra strategis penting bagi Prancis di kawasan Indo-Pasifik. Salah satu agenda utama adalah menghadiri upacara penyambutan resmi kenegaraan di kompleks Les Invalides, sebuah penghormatan diplomatik yang diberikan Pemerintah Prancis kepada kepala negara sahabat.


Puncak kunjungan ditandai dengan pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis, mulai dari penguatan kerja sama pertahanan, transisi energi, investasi, hingga peningkatan perdagangan dan kemitraan teknologi.


Kunjungan ini juga menghasilkan capaian konkret melalui peluncuran France–Indonesia High Level Business Council. Forum tersebut menjadi wadah baru bagi dunia usaha kedua negara untuk memperluas kolaborasi ekonomi dan investasi. Dalam momentum yang sama, tercapai empat kesepakatan komersial baru dengan nilai total mencapai 3,5 miliar dolar Amerika Serikat yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, serta kerja sama industri pertahanan.


Penguatan hubungan Indonesia–Prancis tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperluas akses investasi, transfer teknologi, dan peluang pasar bagi kedua negara, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam jejaring kerja sama internasional yang semakin kompetitif.


Di sela agenda resmi kenegaraan, Presiden Prabowo juga melaksanakan salat Iduladha bersama masyarakat dan diaspora Indonesia di Wisma Indonesia, Paris. Kehadiran Presiden dalam perayaan keagamaan tersebut menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan warga negara Indonesia yang berada di luar negeri sekaligus mempererat ikatan kebangsaan di tengah komunitas diaspora.


Kunjungan kenegaraan ke Prancis ini menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat diplomasi ekonomi dan hubungan strategis dengan mitra-mitra utama dunia guna mendukung pembangunan nasional dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

(Jkt/red)

×
Berita Terbaru Update