-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

“Tak Mulai dari Nol, Yudi Indra Syani Lanjutkan Program Lama Sambil Gas Inovasi Baru”

Rabu, 06 Mei 2026 | Mei 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-06T07:05:51Z
Yudi Indra Syani berbincang santai dengan wartawan dan KJI Kota Padang di Kantor Dishub.


Padang, MP----- Pagi itu terasa berbeda di Kantor Dinas Perhubungan Kota Padang. Suasana hangat dan penuh keakraban mengiringi kunjungan silaturahmi sejumlah wartawan bersama Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Kota Padang, Rabu (6/5/2026). Di tengah percakapan santai namun sarat makna, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Yudi Indra Syani, menyambut para tamu dengan senyum lepas, seolah menegaskan bahwa komunikasi terbuka menjadi fondasi penting dalam membangun sektor transportasi yang lebih baik.


“Ini namanya balik ke tempat tugas lama,” ujar Yudi berseloroh, memecah suasana. Kalimat ringan itu justru menyiratkan kedalaman pengalaman dan kedekatannya dengan dinamika internal Dinas Perhubungan. Bagi Yudi, jabatan ini bukan sekadar penugasan baru, melainkan ruang pengabdian yang telah lama ia kenal.


Percakapan pun mengalir, dari hal-hal ringan hingga isu strategis. Di hadapan para wartawan, di antaranya Darmen Rajo Alam, Afridon, serta Mukhtisar selaku Ketua KJI Kota Padang, Yudi memaparkan arah kebijakan dan langkah konkret yang akan ia dorong dalam waktu dekat. Semangat optimisme terasa kuat, seiring keyakinannya bahwa pembenahan sektor transportasi harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.


Sebagai perangkat daerah, Dinas Perhubungan memiliki mandat yang tidak ringan. Mulai dari pengaturan lalu lintas, penataan transportasi publik, pengelolaan parkir, hingga penertiban kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), seluruhnya menjadi bagian dari tanggung jawab yang melekat. Yudi menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus berorientasi pada pelayanan publik sekaligus berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).


Salah satu fokus utama yang ia soroti adalah sektor perparkiran, bidang yang selama ini dinilai memiliki potensi besar namun harus digarap lebih optimal. Yudi mengungkapkan, pembenahan parkir tidak lagi bisa mengandalkan pola konvensional. Dibutuhkan transformasi menuju sistem yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi.


“Kita ingin mengubah paradigma pengelolaan parkir. Tidak hanya tertib, tapi juga modern dan terukur,” ujarnya.


Ia kemudian menjelaskan rencana penerapan sistem parkir digital sebagai salah satu solusi strategis. Melalui sistem ini, setiap kantong parkir di Kota Padang dapat dipantau secara real time. Jumlah kendaraan yang masuk dan keluar akan tercatat secara otomatis, sehingga potensi kebocoran retribusi dapat ditekan secara signifikan.


Lebih dari sekadar alat pengawasan, digitalisasi parkir juga diharapkan mampu menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat. Pengguna jasa parkir tidak lagi bergantung pada transaksi tunai semata, melainkan dapat memanfaatkan metode pembayaran non-tunai yang lebih praktis dan aman. Di sisi lain, pemerintah kota memperoleh data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan.


Menegaskan arah kepemimpinannya, Yudi juga menekankan pentingnya konsistensi dalam mengawal setiap kebijakan hingga ke tingkat lapangan. Menurutnya, regulasi yang baik tidak akan berarti tanpa penegakan yang tegas dan berkelanjutan.


“Yang penting kita harus konsisten bekerja, terutama dalam menegakkan aturan. Kebijakan itu harus dikawal, dan penindakan di lapangan harus berjalan seiring,” tegasnya.


Tak hanya membawa semangat pembaruan, Yudi juga memastikan keberlanjutan program yang telah berjalan baik sebelumnya. Ia menegaskan akan melanjutkan berbagai program strategis yang telah dirintis oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang sebelumnya, Ances Kurniawan, sebagai bagian dari kesinambungan pembangunan sektor transportasi di Kota Padang.


“Kita tidak mulai dari nol. Program yang sudah baik akan kita lanjutkan dan perkuat. Ini penting agar pembangunan tetap berkesinambungan dan tidak terputus,” ungkapnya.


Pernyataan itu mencerminkan pendekatan kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada inovasi, tetapi juga menghargai fondasi kerja yang telah dibangun sebelumnya. Konsistensi dan kesinambungan menjadi dua pilar penting dalam memastikan setiap kebijakan berjalan efektif dan memberikan dampak nyata.


Dalam konteks yang lebih luas, langkah pembenahan ini juga menjadi bagian dari upaya menjadikan Kota Padang sebagai kota yang tertib, nyaman, dan berdaya saing. Transportasi yang terkelola baik akan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, hingga citra kota di mata publik.


Pertemuan yang berlangsung hangat itu pun menjadi penanda awal dari babak baru di tubuh Dinas Perhubungan Kota Padang. Dengan pengalaman yang dimiliki serta semangat pembaruan yang dibawa, Yudi Indra Syani tampak siap menavigasi tantangan, mengarahkan sektor transportasi menuju sistem yang lebih modern, transparan, dan humanis.


Di balik canda ringan dan obrolan santai pagi itu, tersimpan sebuah komitmen besar,  menghadirkan perubahan nyata bagi Kota Padang, dimulai dari hal yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari, lalu lintas dan parkir yang tertib, adil, dan berkelanjutan.

(Rj/Mt/red)

×
Berita Terbaru Update