-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

TNI AL Perkuat Armada Survei Nasional, KRI Canopus-936 Resmi Tiba di Indonesia

Selasa, 12 Mei 2026 | Mei 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-12T02:00:24Z
Panglima TNI bersama jajaran pimpinan TNI dan TNI AL berfoto bersama usai penyambutan KRI Canopus-936 di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara.


Jakarta, MP----- Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) resmi memperkuat armada survei dan pemetaan kelautan nasional dengan hadirnya KRI Canopus-936, kapal survei hidro-oseanografi modern yang diproyeksikan menjadi tulang punggung penyediaan data laut nasional.


Kehadiran kapal canggih milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemampuan survei, pemetaan, dan pengelolaan data kelautan guna mendukung keamanan, keselamatan pelayaran, hingga penegakan kedaulatan wilayah perairan Indonesia.


Kedatangan KRI Canopus-936 di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/5), disambut langsung Panglima TNI Agus Subiyanto, Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto, Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali, serta sejumlah pejabat tinggi TNI dan TNI AL lainnya.


Sebagai kapal survei hidro-oseanografi generasi terbaru, KRI Canopus-936 memiliki panjang sekitar 105 meter dan dibekali kemampuan operasi hingga 60 hari pelayaran tanpa henti. Kapal ini juga mampu melaksanakan survei dari wilayah perairan dangkal hingga kedalaman laut mencapai 11.000 meter.


Kemampuan tersebut dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemandirian data kelautan nasional sekaligus mendukung visi Indonesia sebagai poros maritim dunia. Data hidro-oseanografi yang dihasilkan kapal ini nantinya akan berperan vital dalam mendukung keselamatan navigasi pelayaran, eksplorasi sumber daya laut, mitigasi bencana kelautan, hingga operasi pertahanan negara di laut.


Selain itu, kehadiran KRI Canopus-936 juga mempertegas komitmen Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut dalam menghadirkan sistem pemetaan laut yang modern, presisi, dan terintegrasi guna menjaga kepentingan strategis nasional di wilayah maritim Indonesia yang sangat luas.


Dalam pelayaran perdananya menuju Indonesia dengan sandi “Operasi Dhruva Samudra-26”, KRI Canopus-936 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Indragiri Y. Wardhono menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 12.798,5 Nautical Mile (Nm) dari galangan kapal Abeking & Rasmussen di Lemwerder, Jerman sejak 14 Maret 2026.


Perjalanan panjang tersebut melintasi sejumlah negara sahabat sebelum akhirnya tiba di Jakarta. Selain untuk memastikan kesiapan operasional kapal, pelayaran itu juga membawa misi diplomasi maritim TNI AL sebagai bagian dari penguatan hubungan pertahanan Indonesia dengan komunitas internasional.


Dengan bergabungnya KRI Canopus-936 ke dalam armada TNI AL, Indonesia diharapkan semakin memiliki kemampuan mandiri dalam penguasaan data laut strategis yang akurat, modern, dan berstandar internasional demi memperkuat keamanan serta kedaulatan negara di sektor maritim.

(puspen/red)

×
Berita Terbaru Update