-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

247 Santri TPQ-TQA Baitul Arafah Terima Rapor dan Ijazah, Penguatan Akhlak Jadi Prioritas

Jumat, 19 Juni 2026 | Juni 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-19T15:11:30Z
Kepala TPQ-TQA Baitul Arafah, Deflaming, S.Sos.I, memaparkan perkembangan jumlah santri dan rencana penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2026-2027.


Padang, MP----- Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan pembagian rapor semester II sekaligus penyerahan ijazah Tahun Ajaran 2025-2026 di Taman Pendidikan Al-Qur'an/Ta'limul Qur'an Lil Aulad (TPQ/TQA) Baitul Arafah, Kelurahan Banuran, Kota Padang, Jumat (19/6/2026).

Ratusan santri bersama orang tua menghadiri kegiatan pembagian rapor semester II dan pelepasan santri TPQ-TQA Baitul Arafah.


Ratusan santri bersama orang tua memadati area Masjid Baitul Arafah untuk mengikuti prosesi yang menjadi penanda berakhirnya satu tahun pembelajaran keagamaan sekaligus pelepasan santri yang telah menyelesaikan pendidikan TPQ.


Ketua Pengurus Masjid Baitul Arafah, H. Heranof Firdaus, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan bahwa TPQ-TQA Baitul Arafah saat ini menjadi lembaga pendidikan Al-Qur'an dengan jumlah santri terbanyak di Kelurahan Banuran.


Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama yang baik antara pengelola, para guru, orang tua, dan dukungan masyarakat sekitar yang memiliki komitmen kuat dalam membentuk generasi Qurani.


"Yang paling penting bukan hanya prestasi akademik, tetapi bagaimana orang tua terus mendampingi tumbuh kembang anak-anak dan menanamkan akhlak yang baik sejak dini. Pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan pendidikan agama," ujar Heranof di hadapan para wali santri.


Ia menegaskan bahwa pembentukan akhlak menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepribadian yang santun, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.


Sementara itu, Kepala TPQ-TQA Baitul Arafah, Deflaming, S.Sos.I, menjelaskan bahwa pada Tahun Ajaran 2025-2026 jumlah santri yang aktif mencapai 247 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 40 santri dinyatakan telah menyelesaikan pendidikan TPQ dan berhak menerima ijazah.


Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan Al-Qur'an menjadi motivasi bagi pihak pengelola untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.


"Kami juga akan membuka penerimaan santri baru gelombang kedua pada 12 hingga 16 Juli 2026. Untuk tahun ajaran 2026-2027 nanti, kami membuka dua rombongan belajar guna mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat," katanya.


Dalam kesempatan itu, Deflaming turut menyoroti pentingnya keberadaan ijazah TPQ dan TQA sebagai bagian dari kelengkapan administrasi pendidikan berjenjang.


Ia menjelaskan bahwa ijazah TPQ menjadi salah satu persyaratan bagi anak yang akan melanjutkan pendidikan ketingkat sekolah, sementara ijazah TQA diperlukan untuk jenjang pendidikan berikutnya.


"Keberadaan ijazah TQA sangat penting. Jika tidak memiliki ijazah tersebut, peserta didik dapat mengalami kendala dalam proses pendidikan lanjutan, termasuk persyaratan yang berkaitan dengan ujian akhir SMP," ungkapnya.


Acara berlangsung sederhana namun sarat makna. Momen penyerahan rapor dan ijazah menjadi simbol keberhasilan proses pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga membangun karakter dan akhlak generasi muda sejak usia dini.


Melalui peran aktif orang tua, pengurus masjid, dan tenaga pendidik, TPQ-TQA Baitul Arafah terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pendidikan Al-Qur'an yang berkontribusi dalam mencetak generasi Qurani yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

(Red)

×
Berita Terbaru Update