-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Global Bond Perdana Danantara Diserbu Investor, Bukti Kepercayaan Dunia terhadap Ekonomi Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | Juni 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-17T09:50:48Z
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyampaikan capaian positif penerbitan global bond perdana Danantara di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.


Jakarta, MP----- Antusiasme investor internasional terhadap Indonesia kembali menunjukkan tren positif. Penerbitan obligasi global (global bond) perdana oleh Danantara Indonesia berhasil melampaui target yang ditetapkan pemerintah, sekaligus menjadi indikator kuat bahwa kepercayaan pasar global terhadap stabilitas ekonomi nasional masih sangat tinggi.


Dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/6), Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa penerbitan obligasi global tersebut mendapat sambutan luar biasa dari investor mancanegara.


Dari target awal sebesar USD1 miliar, permintaan investor yang masuk melalui proses book building mencapai sekitar USD4,6 miliar atau lebih dari empat kali lipat nilai yang direncanakan.


"Ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor global terhadap Indonesia tetap terjaga dengan baik, termasuk terhadap instrumen investasi yang diterbitkan Danantara," ujar Rosan.


Selain tingginya permintaan, Danantara juga berhasil memperoleh tingkat imbal hasil (yield) yang kompetitif. Obligasi bertenor lima tahun ditutup dengan imbal hasil sebesar 5,35 persen, sedangkan tenor 10 tahun berada di level 5,95 persen.


Pemerintah menilai capaian tersebut menjadi sinyal positif di tengah dinamika ekonomi global yang masih diwarnai ketidakpastian geopolitik, fluktuasi suku bunga internasional, dan perlambatan ekonomi di sejumlah negara.


Rosan menjelaskan, dua seri obligasi yang diterbitkan masing-masing berhasil menghimpun dana sebesar USD750 juta, sehingga total dana yang diperoleh mencapai USD1,5 miliar. Sebagian dana tersebut bahkan telah mulai direalisasikan untuk mendukung agenda investasi strategis nasional.


Keberhasilan penerbitan global bond ini juga menjadi pijakan bagi Danantara untuk memperluas sumber pendanaan jangka panjang di masa mendatang.


Pemerintah memproyeksikan peluang penerbitan obligasi dengan tenor lebih panjang, bahkan hingga 30 tahun, terbuka lebar seiring tingginya minat investor dan terjaganya fundamental ekonomi Indonesia.


Penguatan instrumen pendanaan tersebut dinilai penting untuk mendukung percepatan hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, serta berbagai proyek strategis nasional yang menjadi motor pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.


Kepercayaan investor global terhadap Danantara sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu tujuan investasi yang menjanjikan di kawasan Asia, didukung oleh stabilitas ekonomi, potensi pasar domestik yang besar, dan konsistensi kebijakan pembangunan pemerintah.

(Ns/red)

×
Berita Terbaru Update