-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Jembatan Lubuk Sikaping–Talu Dipercepat, Pemprov Sumbar Perkuat Konektivitas dan Akselerasi Ekonomi Wilayah

Sabtu, 06 Juni 2026 | Juni 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-06T01:54:13Z
Jembatan Lubuk Sikaping–Talu diproyeksikan menjadi penghubung strategis bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.


Pasaman, MP----- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mempercepat pembangunan infrastruktur strategis guna memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satu proyek yang kini menjadi perhatian adalah pembangunan jembatan pada ruas jalan Lubuk Sikaping–Talu, yang progres pekerjaannya terus menunjukkan perkembangan positif.


Berdasarkan laporan lapangan terbaru, pekerjaan footing Abutment 1 telah rampung dilaksanakan melalui proses pengecoran, sementara pekerjaan sumuran Abutment 2 saat ini masih berada dalam tahap penurunan. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam pembangunan struktur utama jembatan yang nantinya akan menjadi jalur penghubung vital antara Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat.


Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan daerah.


“Pembangunan jembatan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam menghadirkan infrastruktur yang aman, andal, dan berkelanjutan. Kehadiran jembatan ini akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di kawasan Pasaman dan Pasaman Barat,” ujar Vasco.


Menurutnya, akses transportasi yang semakin baik akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Selama ini, kondisi cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan kerap menjadi tantangan bagi pengguna jalan. Dengan terbangunnya jembatan tersebut, hambatan mobilitas diharapkan dapat diminimalkan sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung lebih lancar dan aman.


Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumatera Barat, Armizoprades, menjelaskan bahwa pekerjaan konstruksi dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan aspek teknis dan keselamatan kerja.


“Progres pembangunan terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Saat ini pekerjaan footing Abutment 1 telah selesai dilakukan pengecoran dan menjadi fondasi penting bagi struktur jembatan. Selanjutnya, pekerjaan sumuran Abutment 2 terus dikebut agar pembangunan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan,” kata Armizoprades.


Ia menambahkan, keberadaan jembatan tersebut nantinya tidak hanya memperlancar arus lalu lintas masyarakat, tetapi juga akan memperkuat jaringan distribusi hasil pertanian, perkebunan, serta aktivitas perdagangan yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat.


Pembangunan jembatan Lubuk Sikaping–Talu dinilai memiliki nilai strategis karena menghubungkan kawasan produktif yang selama ini menjadi sentra pertanian dan perkebunan. Dengan akses yang lebih baik, biaya logistik dapat ditekan, waktu tempuh menjadi lebih singkat, dan daya saing produk masyarakat meningkat.


Selain manfaat ekonomi, infrastruktur tersebut juga akan memudahkan akses masyarakat menuju sekolah, fasilitas kesehatan, kantor pemerintahan, serta berbagai layanan publik lainnya. Dampak sosial yang dihasilkan diyakini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan di wilayah Sumatera Barat.


Pemprov Sumbar berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Di tengah upaya percepatan pembangunan daerah, proyek ini menjadi simbol hadirnya negara dalam menyediakan akses yang lebih baik, pelayanan yang lebih dekat, dan masa depan yang lebih sejahtera bagi masyarakat di kawasan Pasaman dan Pasaman Barat.


“Setiap progres pekerjaan yang kita lihat hari ini bukan hanya pembangunan sebuah jembatan, tetapi pembangunan harapan baru bagi masyarakat. Infrastruktur yang baik akan membuka lebih banyak peluang ekonomi, memperkuat konektivitas daerah, dan menjadi fondasi kemajuan Sumatera Barat ke depan,” tutup Vasco.

(Sb/MP/red)

×
Berita Terbaru Update