![]() |
| Wako Hendri Arnis berdialog dengan keluarga penerima manfaat saat meninjau pembangunan huntap pascabencana galodo. |
Padang Panjang, MP----- Harapan baru mulai menyinari kehidupan keluarga korban bencana galodo di Kota Padang Panjang. Setelah berbulan-bulan tinggal di rumah kontrakan pascabencana yang menghancurkan tempat tinggal mereka, keluarga Putri Ayu dan Andre Septia kini bersiap menempati hunian tetap (huntap) yang pembangunannya hampir rampung.
Hunian tersebut ditinjau langsung oleh Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, di Kelurahan Silaing Bawah. Di tengah cuaca hujan, Putri Ayu menyambut kedatangan wali kota dengan penuh rasa syukur. Bagi dirinya, rumah yang segera selesai dibangun itu bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kebangkitan setelah kehilangan besar akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat pada akhir November 2025.
Sebelum musibah terjadi, Putri bersama suaminya, Andre Septia, dan dua anak mereka tinggal di kawasan Jembatan Kembar. Namun, bencana galodo yang datang secara tiba-tiba tidak hanya menghancurkan rumah mereka, tetapi juga merenggut kedua orang tua Putri.
Sejak kejadian tersebut, keluarga itu harus menjalani kehidupan di rumah kontrakan yang biaya sewanya dibantu Pemerintah Kota Padang Panjang sembari menunggu pembangunan rumah permanen.
Harapan untuk kembali memiliki tempat tinggal mulai terwujud setelah peletakan batu pertama pembangunan huntap dilakukan pada 30 April 2026 oleh Sekretaris Utama BNPB, Rustian, bersama Wali Kota Hendri Arnis. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang dijalankan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah daerah.
Saat ini, pembangunan rumah tipe 36 tersebut telah mencapai sekitar 90 persen. Struktur utama bangunan telah selesai dikerjakan, sementara beberapa pekerjaan akhir seperti pemasangan keramik dan plafon masih dalam tahap penyelesaian.
Huntap percontohan itu dibangun dengan dukungan dana BNPB sebesar Rp60 juta. Pemerintah Kota Padang Panjang turut memberikan bantuan untuk penyempurnaan bangunan agar lebih layak dan nyaman dihuni.
Dalam kesempatan tersebut, Hendri Arnis berdialog langsung dengan Putri dan Andre guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana serta rumah dapat segera ditempati.
Putri Ayu mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan pemerintah sejak masa tanggap darurat hingga tahap pembangunan hunian tetap.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan BNPB yang terus membantu kami sejak awal hingga saat ini. Semoga rumah ini segera selesai dan bisa kami tempati bersama anak-anak," ujar Putri.
Hal senada disampaikan Andre Septia. Menurutnya, pendampingan yang diberikan pemerintah selama masa pemulihan pascabencana menjadi penyemangat bagi keluarganya untuk bangkit dan menata kembali kehidupan.
Sementara itu, Wali Kota Hendri Arnis berharap hunian tetap yang dibangun dapat menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi keluarga penerima manfaat.
"Rumah ini harus disyukuri dan dirawat dengan baik. Semoga menjadi tempat yang membawa ketenangan, kenyamanan, dan kebahagiaan bagi keluarga," kata Hendri.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya mendampingi masyarakat terdampak bencana hingga proses pemulihan berjalan tuntas, baik melalui penyediaan hunian maupun dukungan sosial lainnya.
Turut mendampingi peninjauan tersebut Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kesbangpol Kota Padang Panjang, Dian Eka Purnama, beserta jajaran terkait.
(PJ/MP)
