-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

KRI Selar Dikerahkan Bantu Korban Gempa Sangihe-Talaud

Minggu, 14 Juni 2026 | Juni 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-14T00:23:14Z
TNI Angkatan Laut melalui KRI Selar-879 menyalurkan bantuan kemanusiaan guna mempercepat penanganan dan pemulihan pascagempa di wilayah kepulauan.


Manado, MP----- Komando Daerah Maritim (Kodaeral) VIII mengerahkan KRI Selar-879 untuk mendukung penanganan bencana gempa bumi yang melanda wilayah Kepulauan Sangihe dan Talaud, Sulawesi Utara. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat TNI Angkatan Laut dalam membantu masyarakat terdampak sekaligus mempercepat distribusi bantuan ke daerah kepulauan yang sulit dijangkau.


KRI Selar-879 membawa berbagai bantuan logistik yang dibutuhkan warga, mulai dari bahan makanan, air bersih, obat-obatan, perlengkapan darurat, hingga personel pendukung untuk membantu proses penyaluran bantuan dan penanganan korban di lapangan.


Komandan Kodaeral VIII, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa pengerahan unsur TNI AL tersebut merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam menjalankan tugas kemanusiaan di tengah kondisi darurat yang dihadapi masyarakat.


"Kami bergerak cepat dengan mengerahkan KRI Selar-879 guna memastikan bantuan dapat segera menjangkau masyarakat yang terdampak gempa. TNI Angkatan Laut tidak hanya hadir untuk menjaga kedaulatan negara, tetapi juga siap membantu masyarakat dalam situasi bencana dan kondisi darurat lainnya," ujar Dery, Rabu (10/6).


Menurutnya, kondisi geografis Kepulauan Sangihe dan Talaud yang terdiri dari wilayah kepulauan membutuhkan dukungan sarana transportasi laut agar distribusi bantuan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.


"Kehadiran KRI Selar-879 diharapkan mampu mempercepat penyaluran logistik, memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, serta membantu proses pemulihan pascabencana sehingga masyarakat dapat segera kembali beraktivitas secara normal," katanya.


Dery menambahkan, keberhasilan penanganan bencana memerlukan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, maupun berbagai unsur kemanusiaan lainnya.


"Kami akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan bantuan terbaik bagi warga terdampak. Semangat gotong royong dan kepedulian bersama menjadi kunci dalam meringankan beban masyarakat serta mempercepat pemulihan wilayah yang terdampak gempa," tegasnya.


Pengerahan KRI Selar-879 sekaligus menunjukkan kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut dalam mendukung operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana di berbagai wilayah Indonesia. Dengan dukungan unsur laut yang dimiliki, distribusi bantuan ke daerah-daerah terpencil diharapkan dapat berlangsung lebih cepat sehingga kebutuhan dasar masyarakat terdampak segera terpenuhi.

(puspen/MP)

×
Berita Terbaru Update