-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026 Ditutup, TNI dan ATM Perkuat Sinergi Kemanusiaan serta Kesiapsiagaan Regional

Sabtu, 27 Juni 2026 | Juni 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-26T23:48:22Z
TNI dan Angkatan Tentera Malaysia (ATM) menegaskan komitmen memperkuat kerja sama pertahanan melalui Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026.


Bandar Lampung, MP----- Latihan Gabungan Bersama Malaysia–Indonesia (Latgabma) Malindo Darsasa 12AB/2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama sembilan hari, menandai penguatan kerja sama pertahanan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Tentera Malaysia (ATM), khususnya dalam menghadapi bencana alam dan misi kemanusiaan.

Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026 memperkuat interoperabilitas, profesionalisme, dan persahabatan antara TNI dan ATM.


Penutupan latihan yang digelar di Pantai Puri Gading, Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung, Kamis (25/6/2026), dipimpin Asisten Operasi Panglima TNI Letnan Jenderal TNI Bobby Rinal Makmun mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.


Latihan bilateral yang berlangsung pada 17–25 Juni 2026 tersebut merupakan agenda kerja sama pertahanan tiga tahunan antara Indonesia dan Malaysia. Tahun ini, latihan mengusung tema operasi penanggulangan bencana alam dan bantuan kemanusiaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan interoperabilitas kedua angkatan bersenjata.


Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Letjen TNI Bobby Rinal Makmun, disampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan unsur pendukung yang telah menyukseskan rangkaian latihan.


Menurutnya, Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026 tidak hanya menjadi ajang peningkatan kemampuan teknis dan profesionalisme prajurit, tetapi juga mempererat persahabatan kedua negara, memperkuat diplomasi militer, serta meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai tantangan keamanan dan kemanusiaan di masa depan.


"Latihan ini menjadi sarana penting untuk membangun sinergi, meningkatkan interoperabilitas, dan memperkuat kerja sama strategis antara TNI dan ATM dalam menghadapi berbagai situasi darurat," demikian pesan Panglima TNI yang disampaikan Letjen Bobby.


Pada kesempatan yang sama, Kepala Staf Angkatan Bersama ATM, Mayor Jenderal Dato' Khairul Anuar bin Abd Aziz, menegaskan bahwa Latgabma Malindo Darsasa memiliki nilai strategis dalam memperkuat hubungan pertahanan Malaysia dan Indonesia. Selain itu, latihan ini dinilai mampu meningkatkan kesiapsiagaan kedua negara dalam merespons dinamika tantangan keamanan sekaligus menjaga stabilitas kawasan ASEAN.


Rangkaian latihan diawali dengan Engineer Civic Action Program (Encap) pada 3–24 Juni 2026 melalui kegiatan sosial berupa renovasi rumah tidak layak huni serta pengecoran jalan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.


Tahapan berikutnya meliputi Staff Exercise (Staffex) untuk penyamaan persepsi dan perencanaan operasi, Force Integration Training (FIT), Cyber Exercise (Cyberex), hingga Field Training Exercise (FTX).


Sebagai puncak latihan, kedua angkatan bersenjata melaksanakan demonstrasi Full Mission Profile (FMP) berupa simulasi penanganan banjir dan tsunami melalui operasi terpadu yang melibatkan unsur darat, laut, dan udara.


Melalui Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026, Indonesia dan Malaysia kembali menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama pertahanan yang adaptif terhadap tantangan nonmiliter, khususnya penanggulangan bencana dan operasi kemanusiaan, sekaligus mendukung terciptanya stabilitas serta perdamaian di kawasan Asia Tenggara.

(puspen/red)

×
Berita Terbaru Update