-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Mabes TNI Sambut Kepulangan Kontingen Garuda UNIFIL, Panglima TNI Apresiasi Dedikasi Prajurit Perdamaian

Rabu, 03 Juni 2026 | Juni 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-03T16:15:48Z
Asops Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun memberikan salam hormat kepada prajurit Satgas TNI Konga UNIFIL yang baru kembali dari misi perdamaian dunia di Lebanon.


Jakarta, MP----- Markas Besar (Mabes) TNI menyambut kepulangan Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia di Lebanon yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) masa penugasan 2025–2026. Penyambutan berlangsung di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026).


Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang diwakili Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi atas pengabdian para prajurit selama menjalankan mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di wilayah konflik Lebanon Selatan.


Dalam amanat tertulisnya, Panglima TNI menegaskan bahwa selama kurang lebih 13 bulan penugasan, para prajurit Indonesia menghadapi lingkungan operasi yang dinamis, kompleks, dan penuh risiko. Situasi keamanan yang bergejolak menuntut keteguhan mental, profesionalisme, serta kemampuan mengambil keputusan secara tepat di lapangan.


“Selama bertugas di Lebanon Selatan, para prajurit telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme yang tinggi dalam melaksanakan mandat PBB. Penugasan ini tidak hanya menjadi kehormatan bagi TNI, tetapi juga wujud nyata kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia,” ujar Panglima TNI dalam amanat yang dibacakan Letjen TNI Bobby Rinal Makmun.


Panglima TNI juga mengingatkan bahwa misi tersebut tidak lepas dari pengorbanan besar. Dalam pelaksanaan tugas, TNI dan bangsa Indonesia kehilangan empat prajurit terbaik yang gugur sebagai Kusuma Bangsa saat mengemban tugas perdamaian internasional.


Meski menghadapi berbagai tantangan, Satgas TNI Konga UNIFIL berhasil mencatatkan prestasi yang mendapat pengakuan dunia internasional. Kontingen Indonesia menerima dua penghargaan dari Force Commander UNIFIL Mayjen Diodato Abagnara.


Penghargaan pertama berupa Letter of Appreciation di bidang kemanusiaan atas kontribusi nyata dalam penyediaan air bersih dan pembangunan sistem penjernihan air layak minum bagi masyarakat Lebanon Selatan yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar tersebut.


Sementara penghargaan kedua berupa Letter of Commendation diberikan atas keberhasilan personel TNI dalam membantu mencegah eskalasi konflik dan melaksanakan deeskalasi ketegangan antara Lebanese Armed Forces (LAF) dan Israel Defense Forces (IDF) yang berpotensi memicu konflik terbuka maupun insiden internasional.


“Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa prajurit TNI tidak hanya mampu menjalankan tugas operasi militer, tetapi juga mampu menjalankan peran kemanusiaan dan diplomasi lapangan yang membawa nama baik Indonesia di mata dunia,” tegas Panglima TNI.


Sementara itu, Komandan Satgas TNI Konga UNIFIL Kolonel Inf Raja Gunung Nasution mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas penghargaan yang diterima kontingen Indonesia selama menjalankan misi.


Menurutnya, pembangunan sistem penjernihan air bersih bagi masyarakat Lebanon Selatan menjadi salah satu program yang paling dirasakan manfaatnya oleh warga setempat. Program tersebut merupakan bagian dari implementasi tugas prajurit TNI sebagai penjaga perdamaian sekaligus duta budaya bangsa di kancah internasional.


“Kami bersyukur dapat menyelesaikan tugas dengan baik dan kembali ke tanah air. Penghargaan yang diberikan merupakan hasil kerja keras seluruh personel serta bentuk pengakuan dunia terhadap profesionalisme prajurit TNI,” ujar Raja Gunung Nasution.


Satgas TNI Konga UNIFIL yang baru kembali ke Indonesia terdiri atas sejumlah unsur penugasan, yakni Satgas Yonmek Konga XXIII-S/UNIFIL, Force Headquarter Support Unit, Military Police Unit, Military Civic Outreach Unit, Civil Military Cooperation, Hospital Level II, serta Military Staff Sector East UNIFIL.


Kepulangan kontingen tersebut sekaligus menjadi cerminan komitmen berkelanjutan TNI dalam melaksanakan amanat konstitusi untuk ikut menjaga ketertiban dan perdamaian dunia, sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Dengan berbagai prestasi yang diraih, Kontingen Garuda kembali menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kontributor penting dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa.

(puspen/red)

×
Berita Terbaru Update