-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Padang Perkuat Komitmen Lindungi Generasi Muda, Fadly Amran Hadiri Deklarasi Anti Narkoba dan Penyimpangan Sosial

Senin, 22 Juni 2026 | Juni 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-22T12:20:25Z
Komitmen bersama menjaga generasi muda Minangkabau. Wali Kota Padang Fadly Amran berfoto bersama para pemangku kepentingan usai Deklarasi Anti Narkoba dan Penyimpangan Sosial di Padang.


Padang, MP----- Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba, pergaulan bebas, tawuran, dan berbagai bentuk penyimpangan sosial melalui partisipasi aktif dalam Deklarasi Anti Narkoba dan LGBT yang digelar di kawasan Car Free Day, depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Minggu (21/6/2026).


Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan turut menandatangani deklarasi di atas kain putih sepanjang satu kilometer yang menjadi simbol persatuan dan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga masa depan generasi muda Minangkabau.


Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau Sumatera Barat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumbar itu diikuti oleh berbagai unsur pemerintahan, tokoh adat, tokoh masyarakat, aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum.


Suasana Car Free Day yang biasanya dipenuhi aktivitas olahraga dan rekreasi berubah menjadi momentum penguatan nilai-nilai sosial dan budaya. Ribuan warga tampak antusias menyaksikan prosesi deklarasi yang membawa pesan penting tentang perlindungan generasi penerus bangsa.


Dalam keterangannya, Fadly Amran memberikan apresiasi atas inisiatif yang dibangun oleh LKAAM Sumbar bersama Forkopimda Sumbar sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat.


“Deklarasi ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk menjaga generasi muda dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan mereka. Pemerintah Kota Padang sangat mendukung upaya kolaboratif seperti ini karena membangun sumber daya manusia yang unggul harus dimulai dengan menciptakan lingkungan sosial yang sehat, aman, dan berkarakter,” ujar Fadly Amran.


Ia menegaskan bahwa persoalan narkoba, tawuran, pergaulan bebas, dan berbagai bentuk perilaku menyimpang tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah atau aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.


“Peran keluarga, sekolah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi benteng utama dalam membentuk karakter generasi muda. Semangat gotong royong yang menjadi jati diri masyarakat Minangkabau harus terus diperkuat agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak, dan berdaya saing,” tambahnya.


Penandatanganan deklarasi sepanjang satu kilometer tersebut juga menjadi simbol kuat bahwa upaya melawan narkoba dan berbagai persoalan sosial merupakan gerakan kolektif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.


Pemerintah Kota Padang berharap gerakan moral ini tidak berhenti sebatas seremoni, melainkan dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata melalui program pembinaan di lingkungan keluarga, sekolah, serta komunitas masyarakat.


Deklarasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga masa depan generasi muda merupakan investasi terbesar bagi keberlanjutan pembangunan daerah dan kemajuan bangsa Indonesia.

(MP)

×
Berita Terbaru Update