![]() |
| Maigus Nasir menyerukan pencegahan narkoba dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. |
Padang, MP----- Semangat memerangi penyalahgunaan narkotika menggema di jantung Kota Padang saat peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 digelar di Halaman Fase VII Pasar Raya Padang, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang diinisiasi Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kota Padang tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dan dihadiri berbagai unsur organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta pegiat anti narkoba.
Peringatan HANI tahun ini dikemas dalam bentuk kirab, apel akbar, serta penandatanganan pernyataan sikap bersama sebagai simbol komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.
Dalam sambutannya, Maigus Nasir menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang tidak hanya merusak individu, tetapi juga menghancurkan masa depan keluarga dan masyarakat secara luas. Menurutnya, dampak narkoba sangat berbahaya karena menyerang fungsi otak yang menjadi pembeda utama manusia dengan makhluk lainnya.
“Ketika otak telah dirusak oleh narkoba, maka kemampuan seseorang untuk berpikir, mengambil keputusan, dan menjalani kehidupan secara produktif akan terganggu. Karena itu, perang terhadap narkoba harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat penegak hukum,” tegas Maigus.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Padang terus berkomitmen memperkuat langkah-langkah pencegahan melalui edukasi, pembinaan generasi muda, serta kolaborasi dengan berbagai lembaga dan organisasi masyarakat.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, tokoh agama, tokoh adat hingga organisasi kepemudaan untuk menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat,” ujarnya.
Maigus juga menilai peringatan HANI tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam membangun ketahanan sosial terhadap ancaman narkotika yang terus berkembang.
“Kita ingin Kota Padang menjadi daerah yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Ini membutuhkan komitmen yang kuat, konsistensi, dan kerja sama seluruh pihak,” katanya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap bersama yang berisi dukungan terhadap upaya pemberantasan narkotika serta ajakan kepada masyarakat untuk aktif berperan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Melalui peringatan HANI 2026, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga masyarakat, dan warga dalam menjaga masa depan generasi bangsa.
(Pd/MP)
