-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Perbaikan Ruas Guguk Cino–Sitangkai dan Batusangkar–Guguk Cino Hampir Rampung, Pemprov Sumbar Perkuat Konektivitas Dua Kabupaten

Senin, 08 Juni 2026 | Juni 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-08T10:02:30Z
Usai diskusi mengenai pembangunan infrastruktur jalan provinsi, Kabid Bina Marga Dinas BMCKTR Sumbar Elfiandi Ibrahim, ST., MT., berfoto bersama wartawan dengan salam khas Minangkabau sebagai simbol kebersamaan dan sinergi.


Padang, MP — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur jalan yang berkualitas. Salah satu proyek strategis yang kini hampir rampung adalah pekerjaan peningkatan ruas jalan provinsi Guguk Cino–Sitangkai dan Batusangkar–Guguk Cino yang menghubungkan Kabupaten Tanah Datar dengan Kabupaten Sijunjung.


Kepala Bidang Bina Marga Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat, Elfiandi Ibrahim, ST., MT., menyampaikan bahwa progres pekerjaan saat ini telah mendekati tahap akhir dan ditargetkan dapat memasuki proses Provisional Hand Over (PHO) pada akhir Juni hingga awal Juli 2026.


Pernyataan tersebut disampaikan Elfiandi saat menerima kunjungan silaturahmi wartawan di ruang kerjanya, lantai dua Kantor Dinas BMCKTR Provinsi Sumbar, Senin (8/6/2026).


"Ruas jalan ini merupakan jalan provinsi yang sangat penting karena menjadi penghubung Kabupaten Tanah Datar dengan Kabupaten Sijunjung. Kondisi sebelumnya mengalami kerusakan sehingga membutuhkan penanganan segera. Alhamdulillah, saat ini badan jalan sepanjang kurang lebih 300 meter telah selesai diaspal, bahu jalan kiri dan kanan sudah dibeton, serta pekerjaan drainase juga hampir selesai," ujar Elfiandi.


Menurut alumnus Fakultas Teknik Universitas Andalas tersebut, pembangunan jalan tidak hanya bertujuan memperbaiki kualitas infrastruktur, tetapi juga memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.


Ia menjelaskan, pemerintah provinsi mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk pekerjaan ruas Guguk Cino–Sitangkai yang dikerjakan oleh PT Sarana Mitra Saudara, sementara ruas Batusangkar–Guguk Cino memperoleh alokasi sebesar Rp1,8 miliar dengan pelaksana pekerjaan PT Pandora Energi Persada.


"Kami memperkirakan pekerjaan sudah bisa dilakukan PHO pada akhir Juni, sementara masa kontrak masih berlangsung hingga pertengahan Juli. Dengan demikian masih tersedia waktu yang cukup untuk penyempurnaan apabila terdapat pekerjaan yang perlu dirapikan," jelasnya.


Elfiandi menegaskan bahwa percepatan penyelesaian pekerjaan merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Semakin cepat pekerjaan selesai, semakin kecil potensi persoalan yang muncul. Sebaliknya, pekerjaan yang terlalu lama justru berisiko menghambat manfaat yang seharusnya segera dirasakan masyarakat," tegas lulusan Program Magister Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu.


Infrastruktur untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah


Pembangunan ruas jalan Guguk Cino–Sitangkai dan Batusangkar–Guguk Cino memiliki nilai strategis karena menjadi jalur penghubung penting bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di dua kabupaten.


Keberadaan jalan yang baik diyakini akan mempercepat arus transportasi orang dan barang, memangkas waktu tempuh, menurunkan biaya operasional kendaraan, serta meningkatkan akses masyarakat menuju pusat-pusat ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan.


Peningkatan kualitas jalan juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mendukung pemerataan pembangunan dan memperkuat konektivitas antarwilayah yang selama ini menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.


Masyarakat Sambut Positif


Sejumlah warga yang ditemui di sekitar lokasi proyek menyampaikan apresiasi atas pembangunan yang dilakukan pemerintah provinsi.


Seorang warga setempat, Yulizar (52), mengaku kondisi jalan sebelumnya sering dikeluhkan masyarakat karena berlubang dan mengganggu kenyamanan berkendara.


"Sekarang jauh lebih baik. Jalan sudah rapi dan nyaman dilalui. Kami berharap kualitasnya bisa bertahan lama sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar," ujarnya.


Hal senada disampaikan Rudi (34), seorang pengendara sepeda motor yang rutin melintasi jalur tersebut untuk bekerja.


"Dulu kami harus ekstra hati-hati karena ada beberapa titik yang rusak. Setelah diperbaiki, perjalanan terasa lebih aman dan waktu tempuh juga lebih cepat," katanya.


Sementara itu, seorang pengemudi mobil angkutan barang, Afrizal (46), menilai perbaikan jalan memberikan dampak langsung terhadap efisiensi transportasi.


"Kalau jalannya bagus, kendaraan tidak cepat rusak dan biaya operasional bisa ditekan. Ini tentu sangat membantu kami yang setiap hari membawa barang antar daerah," ungkapnya.


Apresiasi masyarakat tersebut menjadi indikator bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah tidak hanya menghadirkan perbaikan fisik jalan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat.


Dengan progres pekerjaan yang hampir rampung, ruas Guguk Cino–Sitangkai dan Batusangkar–Guguk Cino diharapkan segera menjadi koridor transportasi yang lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung percepatan pembangunan kawasan di Kabupaten Tanah Datar maupun Kabupaten Sijunjung.

(Rajo.A/MP)

×
Berita Terbaru Update