-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Mahyeldi: Pancasila Benteng Persatuan di Tengah Ketidakpastian Global

Selasa, 02 Juni 2026 | Juni 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-01T23:23:41Z
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Senin (1/6).


Padang, MP----- Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa Pancasila harus terus menjadi fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan global, perkembangan teknologi yang semakin cepat, serta dinamika geopolitik dunia yang terus berubah.

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Sumbar berlangsung khidmat dengan diikuti unsur Forkopimda dan ASN.


Penegasan tersebut disampaikan Mahyeldi saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 Tingkat Provinsi Sumatera Barat di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Senin (1/6/2026).


Dalam upacara tersebut, Mahyeldi membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".


Menurut Mahyeldi, Hari Lahir Pancasila tidak boleh dimaknai sekadar sebagai kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menguatkan komitmen kebangsaan serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.


“Pancasila adalah penuntun bangsa di tengah dunia yang penuh ketidakpastian. Indonesia mampu tetap berdiri kokoh karena masyarakatnya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Mahyeldi.


Ia menilai, keberhasilan Indonesia menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa merupakan bukti nyata bahwa nilai-nilai Pancasila masih hidup dan menjadi kekuatan utama bangsa.


Lebih jauh, Mahyeldi menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya relevan bagi Indonesia, tetapi juga memiliki nilai universal yang dapat menjadi rujukan dalam membangun perdamaian dunia yang berkeadilan. Menurutnya, di tengah arus disrupsi teknologi dan berbagai konflik global, Pancasila tetap menjadi jangkar moral yang menjaga arah perjalanan bangsa.


“Pancasila bukan hanya perekat bangsa Indonesia, tetapi juga menawarkan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian yang relevan bagi kehidupan dunia saat ini,” katanya.


Pada kesempatan itu, Mahyeldi juga menyoroti pentingnya sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menegaskan bahwa Indonesia dibangun di atas nilai-nilai keimanan dan penghormatan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.


“Segala pemikiran maupun gerakan yang menjauhkan umat, bangsa, dan negara dari nilai-nilai ketuhanan sejatinya bertentangan dengan semangat Pancasila yang menjadi dasar negara kita,” tegasnya.


Gubernur Sumbar turut mengajak masyarakat untuk terus merawat persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai provokasi yang berpotensi memecah belah bangsa.


“Perbedaan adalah kekayaan yang harus dirawat. Jangan jadikan keberagaman sebagai sumber perpecahan, tetapi jadikan sebagai kekuatan untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.


Usai pelaksanaan upacara, Mahyeldi menyerahkan penghargaan kepada dua anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sumbar, yakni Zhafran Kazhim dari SMAN 2 Payakumbuh dan Tathyarapsari Tifthazani Dorizen dari SMAN 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan.


Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan keberhasilan keduanya dalam menjalankan tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025 serta Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026.


Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap nilai-nilai Pancasila semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat sebagai kekuatan utama dalam menjaga persatuan, memperkokoh identitas bangsa, serta menghadapi berbagai tantangan masa depan.

(Sb/red)

×
Berita Terbaru Update