![]() |
| Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersalaman dengan Pendeta B. Gultom usai prosesi pisah sambut Pimpinan HKBP Resort Sumbar. |
Padang, MP----- Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya dalam menjaga dan memperkuat harmoni kehidupan beragama sebagai fondasi penting pembangunan daerah. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat menghadiri acara pisah sambut Pimpinan Gereja HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) Resort Sumatera Barat yang berlangsung di Komplek Gereja HKBP Padang, Jalan Gurun Dalam I Nomor 3, Padang Barat, Minggu (31/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan serah terima kepemimpinan dari pimpinan lama HKBP Resort Sumbar, Pendeta Daniel Marpaung, kepada pimpinan baru, Pendeta B. Gultom, yang akan melanjutkan pelayanan dan pembinaan umat di wilayah Sumatera Barat.
Atas nama Pemerintah Kota Padang, Maigus Nasir menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pendeta Daniel Marpaung atas dedikasi serta kontribusinya dalam membangun hubungan harmonis antarumat beragama selama masa kepemimpinannya. Menurutnya, sinergi yang terjalin antara HKBP, Pemerintah Kota Padang, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) telah menjadi modal penting dalam menjaga suasana yang aman, damai, dan kondusif di Kota Padang.
"Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pendeta Daniel Marpaung atas pengabdian dan kerja sama yang baik selama ini bersama Pemerintah Kota Padang dan FKUB. Kehadiran beliau telah memberikan kontribusi positif dalam memperkuat semangat toleransi, persaudaraan, dan kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk," ujar Maigus Nasir.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Pendeta B. Gultom yang kini dipercaya memimpin HKBP Resort Sumatera Barat. Maigus berharap kepemimpinan baru tersebut dapat semakin mempererat hubungan antara lembaga keagamaan, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif.
"Kami menyambut baik kehadiran Pendeta B. Gultom sebagai pimpinan baru HKBP Resort Sumbar. Semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan baik dan semakin memperkuat kolaborasi antara gereja, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan serta membangun kehidupan sosial yang harmonis," katanya.
Lebih lanjut, Maigus menegaskan bahwa Kota Padang terus berupaya menjadi rumah bersama bagi seluruh warga tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun budaya. Karena itu, peran tokoh agama dinilai sangat strategis dalam membangun karakter masyarakat yang toleran, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.
Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Indonesia, termasuk di Kota Padang, merupakan kekuatan yang harus dirawat melalui dialog, kerja sama, dan semangat gotong royong. Pemerintah Kota Padang, lanjutnya, akan terus membuka ruang komunikasi dan kemitraan dengan seluruh organisasi keagamaan guna menjaga stabilitas sosial dan memperkuat persatuan masyarakat.
Acara pisah sambut tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Sejumlah tokoh agama, pengurus HKBP, unsur FKUB, serta perwakilan masyarakat turut hadir memberikan dukungan dan doa bagi keberlanjutan pelayanan HKBP Resort Sumatera Barat di bawah kepemimpinan yang baru.
Momentum pergantian kepemimpinan ini sekaligus menjadi simbol keberlanjutan komitmen bersama dalam merawat kerukunan umat beragama, memperkuat persaudaraan lintas iman, dan mendukung pembangunan Kota Padang yang damai, inklusif, serta berkeadaban.
(Pd/red)
