-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Sport Tourism Dorong Ekonomi Daerah, Kejurnaswil Shorinji Kempo 2026 Resmi Bergulir di Sawahlunto

Jumat, 26 Juni 2026 | Juni 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-26T01:54:44Z
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah secara resmi membuka Kejurnaswil Shorinji Kempo se-Sumatera 2026 di Kota Sawahlunto, Rabu (24/6/2026).


Sawahlunto, MP----- Kota Sawahlunto menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional Wilayah (Kejurnaswil) Shorinji Kempo se-Sumatera Tahun 2026 yang resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di Lapangan Futsal Bengkel Utama PT Bukit Asam, Rabu (24/6/2026). Kejuaraan yang memperebutkan Piala Ketua Umum PB PERKEMI tersebut diikuti 427 atlet, didampingi sekitar 80 pelatih dan ofisial dari seluruh Pengurus Provinsi PERKEMI di Pulau Sumatera.


Bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, penyelenggaraan kejuaraan olahraga tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi atlet. Lebih dari itu, ajang berskala regional ini dipandang sebagai instrumen strategis yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata olahraga atau sport tourism.


Gubernur Mahyeldi Ansharullah menegaskan, kehadiran ratusan peserta dari berbagai provinsi memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi daerah penyelenggara. Aktivitas peserta dan pendamping selama berlangsungnya kejuaraan akan meningkatkan perputaran ekonomi, terutama pada sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro dan kecil.


"Selain menjadi ajang kompetisi sekaligus pembinaan atlet, kegiatan seperti ini menghadirkan multiplier effect yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, penyelenggaraan event olahraga merupakan bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya.


Mahyeldi juga menekankan pentingnya pembinaan olahraga secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, prestasi olahraga harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter generasi muda sehingga mampu melahirkan atlet-atlet yang berdaya saing sekaligus berintegritas.


Sementara itu, Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, menyebut Kejurnaswil Shorinji Kempo menjadi momentum penting bagi promosi kota sekaligus penguatan ekonomi lokal. Kehadiran atlet, pelatih, ofisial, serta keluarga peserta memberikan peluang besar bagi pelaku usaha di berbagai sektor.


Ia memperkirakan sedikitnya 500 orang berada di Sawahlunto selama kejuaraan berlangsung. Kondisi tersebut berdampak positif terhadap tingkat hunian hotel, homestay, rumah makan, jasa transportasi, hingga peningkatan omzet pelaku UMKM.


"Semakin banyak event olahraga yang digelar, semakin besar pula peluang ekonomi yang tercipta bagi masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi penggerak pembangunan daerah," kata Riyanda.


Melalui penyelenggaraan Kejurnaswil Shorinji Kempo 2026, Sumatera Barat tidak hanya memperkuat pembinaan olahraga prestasi, tetapi juga mempertegas komitmennya menjadikan event olahraga sebagai salah satu motor pengembangan ekonomi dan pariwisata daerah.

(Sb/mp)

×
Berita Terbaru Update