-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Mendengar Suara yang Nyaris Tak Terdengar

Jumat, 17 Juli 2026 | Juli 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-17T01:23:10Z

Di balik hiruk-pikuk pembangunan dan berbagai capaian ekonomi yang terus diumumkan pemerintah, masih ada suara-suara kecil yang kerap luput dari perhatian. Salah satunya adalah suara Esneti, seorang pedagang kecil yang setiap hari berjuang demi menghidupi keluarganya.


Apa yang disampaikan Esneti bukan sekadar keluhan pribadi. Ia mewakili ribuan bahkan jutaan pelaku usaha mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat. Mereka bangun sejak dini hari, bekerja tanpa mengenal hari libur, namun tetap harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari naiknya harga kebutuhan pokok, menurunnya daya beli masyarakat, hingga persaingan usaha yang semakin berat.


Media memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan suara masyarakat kecil ke ruang publik. Bukan untuk menghakimi siapa pun, tetapi agar para pengambil kebijakan mendengar secara langsung realitas yang terjadi di lapangan. Sebab, pembangunan yang baik bukan hanya diukur dari megahnya infrastruktur, melainkan juga dari meningkatnya kesejahteraan rakyat kecil.


Kami percaya kritik yang disampaikan secara santun adalah bentuk kepedulian terhadap bangsa. Begitu pula harapan yang disampaikan Esneti, hendaknya dipandang sebagai masukan konstruktif agar kebijakan pemerintah semakin berpihak kepada pelaku UMKM dan pedagang kecil.


Semoga kisah Esneti menjadi pengingat bahwa di balik setiap angka pertumbuhan ekonomi, ada wajah-wajah rakyat yang berharap memperoleh kesempatan yang sama untuk hidup lebih baik.


Karena sejatinya, tugas pers bukan hanya memberitakan peristiwa, tetapi juga menghadirkan suara mereka yang selama ini nyaris tak terdengar.

(*)

×
Berita Terbaru Update