-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Polisi Selidiki Temuan Warga Meninggal di Rumah, Polres Sawahlunto Imbau Kepedulian terhadap Kesehatan Mental

Rabu, 15 Juli 2026 | Juli 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-15T01:51:32Z
Petugas kepolisian memasang garis polisi dan melakukan identifikasi di lokasi penemuan seorang warga yang meninggal dunia di Dusun Sungai Loban, Sawahlunto.


Sawahlunto, MP----- Personel Polsek Muaro Kalaban bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Sawahlunto bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait ditemukannya seorang warga dalam kondisi meninggal dunia di sebuah rumah di Dusun Sungai Loban, Desa Muaro Kalaban, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto, Senin (13/7/2026).


Setelah menerima laporan sekitar pukul 12.30 WIB, petugas langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan olah TKP guna memastikan penyebab peristiwa tersebut.


Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Muaro Kalaban AKP Doni Fatrizal mengatakan, penanganan dilakukan sesuai prosedur dengan melibatkan Tim Inafis Satreskrim Polres Sawahlunto.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari lokasi kejadian, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan peristiwa tersebut sebagai bagian dari proses penyelidikan.


Keterangan yang dihimpun dari pihak keluarga menyebutkan, korban diketahui memiliki riwayat sakit yang telah lama diderita. Dugaan sementara, korban mengalami tekanan psikologis yang berkaitan dengan kondisi kesehatannya. Namun demikian, kepolisian menegaskan penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan seluruh fakta di lapangan.


Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.


AKP Doni Fatrizal mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatan fisik maupun mental anggota keluarga dan lingkungan sekitar. Menurutnya, dukungan keluarga serta penanganan medis dan psikologis sejak dini sangat penting bagi masyarakat yang sedang menghadapi penyakit berkepanjangan maupun tekanan psikologis.


"Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu berkoordinasi dengan tenaga kesehatan, perangkat desa, maupun kepolisian apabila mengetahui ada warga yang membutuhkan pendampingan. Dengan kepedulian bersama, langkah pencegahan dapat dilakukan lebih dini," ujar AKP Doni Fatrizal.


Catatan Redaksi: Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami tekanan emosional berat atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi keluarga, tenaga kesehatan, layanan psikolog, atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan bantuan. Anda tidak perlu menghadapinya sendirian.

(MP)

×
Berita Terbaru Update