-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Tanah Datar Perjuangkan Program Strategis Perikanan Pusat, Nelayan Danau Singkarak Jadi Prioritas

Rabu, 01 Juli 2026 | Juli 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-01T12:13:23Z
Rakor di Padang menjadi momentum bagi Tanah Datar mengusulkan program strategis pemerintah pusat bagi sektor perikanan daerah.


Padang, MP----- Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus mengoptimalkan peluang untuk menghadirkan berbagai program strategis pemerintah pusat di tengah keterbatasan kapasitas anggaran daerah. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperjuangkan masuknya Program Strategis Nasional Kampung Nelayan Merah Putih serta Budidaya Perikanan Air Tawar Sistem Bioflok agar dapat dinikmati masyarakat Tanah Datar.


Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly usai mengikuti Rapat Koordinasi Pemanfaatan Program Strategis Nasional Kampung Nelayan Merah Putih dan Budidaya Perikanan Air Tawar Sistem Bioflok bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, di Istana Gubernur, Padang, Selasa (30/6/2026).


Didampingi Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Yusnen, Ahmad Fadly menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin melewatkan setiap peluang bantuan dan program yang digulirkan pemerintah pusat, khususnya yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sektor perikanan.


Menurutnya, dalam rapat koordinasi dijelaskan bahwa Program Kampung Nelayan Merah Putih diprioritaskan bagi kabupaten dan kota yang berada di kawasan pesisir. Meski demikian, Tanah Datar tetap mengajukan usulan dengan mempertimbangkan keberadaan nelayan yang menggantungkan hidupnya di kawasan Danau Singkarak.


"Kami telah menyampaikan bahwa Tanah Datar juga memiliki komunitas nelayan di Danau Singkarak yang membutuhkan perhatian. Harapannya, daerah kami dapat ikut memperoleh manfaat dari program tersebut, meskipun keputusan akhirnya tetap berada di tangan pemerintah pusat," ujar Ahmad Fadly.


Ia menjelaskan, Program Kampung Nelayan Merah Putih dirancang untuk memperkuat infrastruktur pendukung sektor perikanan melalui pembangunan berbagai fasilitas, mulai dari tempat penambatan kapal, pabrik es, gudang pendingin (cold storage), hingga SPBU khusus nelayan.


Keberadaan sarana tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, sekaligus mendongkrak kesejahteraan nelayan di daerah penerima program.


Selain itu, pemerintah daerah juga menaruh perhatian terhadap Program Budidaya Perikanan Air Tawar Sistem Bioflok yang direncanakan akan dikembangkan hingga tingkat nagari. Program ini dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.


Meski petunjuk teknis pelaksanaannya masih menunggu keputusan pemerintah pusat, Ahmad Fadly memastikan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar siap menyambut dan mengawal implementasi program tersebut apabila telah ditetapkan.


"Prinsipnya, kami akan terus berupaya memanfaatkan setiap peluang program pemerintah pusat agar dapat direalisasikan di Tanah Datar. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor perikanan," tegasnya.

(Bts/mp)

×
Berita Terbaru Update