-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Wabup Tanah Datar Perkuat Kendali Inflasi

Selasa, 21 Juli 2026 | Juli 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-21T00:30:01Z
Ahmad Fadly menegaskan pentingnya sinergi pusat dan daerah dalam menjaga daya beli masyarakat.


Batusangkar, MP----- Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memperkuat strategi pengendalian inflasi daerah guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan mempertahankan daya beli masyarakat. Langkah tersebut ditegaskan Wakil Bupati Ahmad Fadly usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komjen Pol. Tomsi Tohir, Senin (20/7/2026).


Dalam rakor tersebut, pemerintah pusat menekankan pentingnya langkah antisipatif menghadapi potensi gejolak harga pangan, menjaga ketersediaan pasokan, serta mempercepat pelaksanaan Program 3 Juta Rumah.


Ahmad Fadly menegaskan hasil rapat akan menjadi pedoman bagi Pemkab Tanah Datar untuk memperkuat kebijakan pengendalian inflasi melalui sinergi dengan pemerintah pusat maupun daerah lain. Menurutnya, perencanaan yang matang diperlukan agar pasokan bahan pokok tetap aman dan harga tetap terkendali.


Sebagai langkah konkret, Pemkab Tanah Datar akan memperluas kerja sama antardaerah dalam distribusi komoditas pangan, khususnya cabai dan beras. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait diminta segera menjalin kemitraan dengan kabupaten/kota di dalam maupun luar Sumatera Barat untuk menyalurkan komoditas yang surplus di Tanah Datar sekaligus memenuhi salah satu indikator penilaian TPID Award.


Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Tanah Datar, Franky Adhitama, menjelaskan berbagai program pengendalian inflasi telah berjalan bersama OPD terkait. Namun, dari sembilan indikator penilaian inflasi berbasis Indeks Harga Konsumen (IHK), kerja sama antardaerah masih menjadi aspek yang perlu segera diwujudkan.


Pada kesempatan yang sama, Pemkab Tanah Datar juga melaporkan perkembangan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026. Dari usulan sebanyak 1.762 unit rumah, pemerintah pusat telah mengalokasikan 142 unit pada tahap pertama yang kini menunggu penetapan penerima bantuan, sementara 165 unit lainnya masih dalam proses verifikasi.


Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir meminta seluruh pemerintah daerah lebih serius menyusun strategi pengendalian inflasi, memastikan ketersediaan stok pangan, menjaga stabilitas harga, serta menyampaikan perkembangan pelaksanaan Program 3 Juta Rumah secara berkala sebagai bagian dari evaluasi pemerintah pusat.

(Bt/MP)

×
Berita Terbaru Update