-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Jembatan Merah Putih Presisi Hubungkan 1.314 Desa, Presiden Prabowo Resmikan 895 Jembatan Polri

Sabtu, 15 Agustus 2026 | Agustus 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-15T03:55:00Z
Jembatan Gantung Kampung Bayah 1 menjadi salah satu lokasi peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Kabupaten Lebak, Banten.


Lebak, MP----- Upaya memperkuat konektivitas masyarakat hingga ke pelosok terus dilakukan Polri. Sebanyak 895 Jembatan Merah Putih Presisi yang dibangun dan direvitalisasi di berbagai daerah diresmikan secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kamis (13/8/2026).


Peresmian tersebut menjadi bagian dari agenda nasional peresmian 3.395 jembatan hasil pembangunan TNI-Polri serta 3.000 sumber air bersih TNI Angkatan Darat. Kegiatan berlangsung secara hybrid dan dipusatkan salah satunya di Jembatan Gantung Kampung Bayah 1, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.


Sejumlah pejabat tinggi turut hadir, di antaranya Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, jajaran pejabat utama Mabes Polri, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, serta unsur TNI-Polri dan pemerintah daerah.


Dalam laporan kepada Presiden, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi dilakukan secara swadaya dengan melibatkan jajaran kepolisian di 30 wilayah Polda.


“Bapak Presiden, sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kami melaporkan bahwa kami telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya,” ujar Listyo Sigit.


Program tersebut memiliki dampak langsung terhadap konektivitas antarwilayah. Secara keseluruhan, 895 jembatan itu menghubungkan sedikitnya 1.314 desa yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi geografis maupun minimnya infrastruktur penghubung.


Jembatan yang dibangun bukan sekadar sarana transportasi. Kehadirannya membuka akses masyarakat menuju sekolah, fasilitas kesehatan dan pelayanan sosial, lahan pertanian, hingga pusat-pusat kegiatan ekonomi. Waktu tempuh antardesa pun diharapkan menjadi lebih singkat sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung lebih efektif.


Pelaksanaan pembangunan dilakukan dengan menggandeng pemerintah daerah, TNI, serta masyarakat. Pola kolaborasi tersebut memungkinkan pembangunan disesuaikan dengan kondisi geografis dan kebutuhan masing-masing wilayah.


Banten menjadi salah satu wilayah dengan pembangunan cukup signifikan. Tercatat 107 Jembatan Merah Putih Presisi dibangun di provinsi tersebut, sementara Kabupaten Lebak menjadi daerah dengan jumlah pembangunan terbanyak, mencapai 47 unit.


Salah satu di antaranya adalah Jembatan Gantung Kampung Bayah 1 yang menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari. Infrastruktur tersebut menjadi akses penting bagi sekitar 8.000 warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


Bagi masyarakat, jembatan itu bukan hanya penghubung dua wilayah yang dipisahkan kondisi geografis. Infrastruktur tersebut menjadi jalur menuju pendidikan, pelayanan sosial, pertanian dan aktivitas perdagangan yang selama ini membutuhkan akses lebih mudah dan cepat.


Program Jembatan Merah Putih Presisi sekaligus memperlihatkan pendekatan pembangunan yang menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai salah satu prioritas. Dengan melibatkan unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah dan masyarakat, pembangunan infrastruktur diharapkan tidak berhenti pada penyediaan fisik, tetapi memberikan manfaat sosial-ekonomi yang berkelanjutan.


Peresmian ratusan jembatan tersebut menjadi penanda bahwa pembangunan konektivitas tidak hanya berlangsung di pusat-pusat pertumbuhan. Hingga wilayah perdesaan dan daerah dengan tantangan geografis, akses dasar terus didorong agar masyarakat memperoleh kesempatan yang lebih setara dalam pendidikan, pelayanan publik dan pengembangan ekonomi.


Dengan 895 Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan 1.314 desa, Polri menegaskan perannya dalam mendukung pembangunan nasional sekaligus memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat.

(MP)

×
Berita Terbaru Update