-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Lomba Khutbah dan Azan di Masjid Istighfar, Mahyeldi: Bukan Sekadar Cari Juara

Minggu, 23 Agustus 2026 | Agustus 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-23T02:41:20Z
Mahyeldi bersama peserta Lomba Khutbah Jumat dan Azan yang digelar Masjid Istighfar dan Musala Baitul Huda.


Padang, MP----- Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mendorong masjid dan musala terus berperan aktif membina generasi muda, khususnya dalam menyiapkan calon khatib, penceramah, dan muazin.


Hal itu disampaikan Mahyeldi saat membuka Lomba Khutbah Jumat dan Azan tingkat SMA/SMK se-Kota Padang yang digelar Masjid Istighfar bersama Musala Baitul Huda di Masjid Istighfar, Parak Gadang, Ganting, Padang, Sabtu (22/8/2026).


Sebanyak 55 tim pelajar mengikuti kegiatan tersebut. Mahyeldi menilai lomba bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi menjadi ruang pembinaan untuk meningkatkan kemampuan berdakwah, kepercayaan diri, sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap syiar Islam.


“Kegiatan ini bisa menjawab kekurangan penceramah, kekurangan khatib. Karena itu, kegiatan seperti ini perlu terus kita dukung,” ujar Mahyeldi.


Menurutnya, Sumatera Barat membutuhkan khatib dan penceramah muda yang memiliki wawasan luas, mampu berdakwah secara sejuk, serta menyampaikan pesan kedamaian dan kemajuan kepada masyarakat.


Mahyeldi juga mengingatkan peserta agar tidak menjadikan piala sebagai tujuan utama. Ia meminta para pelajar mengikuti lomba dengan niat ibadah, menjadikannya sebagai kesempatan belajar dan mengasah kemampuan menyampaikan pesan kebaikan.


“Bulatkan niat karena Allah SWT. Tampilkan kemampuan terbaik, bukan semata-mata demi mengejar juara, melainkan sebagai wujud bakti dan syiar agama,” pesannya.


Selain khutbah, Mahyeldi berharap lomba azan mampu melahirkan muazin muda yang memiliki kualitas suara sekaligus keikhlasan dalam mengumandangkan panggilan salat.


Ia menegaskan pembinaan generasi muda membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, tokoh agama, Kementerian Agama, serta pengurus masjid dan musala.


Mahyeldi berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai perlombaan, tetapi berlanjut menjadi pembinaan berkelanjutan untuk melahirkan generasi muda yang mampu menjaga syiar Islam, berdakwah secara santun, serta membawa pesan kedamaian bagi masyarakat Sumatera Barat.

(Sb/Mp)

×
Berita Terbaru Update