![]() |
| Pemandangan lokasi kegiatan penghijauan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang dari lantai dua Gedung Rektorat. |
Padang, MP----- Peringatan satu tahun berdirinya Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) tidak hanya ditandai dengan seremoni, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kepentingan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.
Semangat itu terlihat dalam kegiatan penghijauan dan penguatan kerja sama antara Kodam XX/TIB dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang. Kegiatan berlangsung Rabu pagi, 12 Agustus 2026, di lingkungan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang, Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-1 Kodam XX/TIB, sekaligus momentum memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan kawasan kampus yang ramah lingkungan melalui konsep Green Campus.
Sekitar 1.000 peserta terlibat dalam aksi penanaman pohon secara bersama-sama. Pohon bambu dan berbagai jenis tanaman produktif ditanam di kawasan Kampus III sebagai langkah konkret memperkuat ruang terbuka hijau sekaligus membangun kesadaran ekologis di lingkungan pendidikan.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremoni penghijauan. Lebih jauh, gerakan tersebut mencerminkan kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya membangun budaya peduli alam melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan.
Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, menegaskan bahwa momentum HUT ke-1 Kodam XX/TIB harus diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat nyata dan memiliki dampak jangka panjang.
“Penghijauan ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Kami ingin momentum satu tahun Kodam XX/TIB tidak hanya diperingati melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Mayjen TNI Arief Gajah Mada.
Menurutnya, lingkungan pendidikan merupakan tempat strategis untuk menanamkan kesadaran ekologis kepada generasi muda. Karena itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam memperluas gerakan pelestarian lingkungan.
Penanaman bambu dan pohon produktif di kawasan kampus diharapkan tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekologis dan sosial dalam jangka panjang. Kawasan hijau tersebut dapat menjadi ruang belajar sekaligus contoh nyata penerapan prinsip keberlanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan audiensi jajaran Kodam XX/TIB bersama pimpinan UIN Imam Bonjol Padang. Jajaran Kodam diterima langsung oleh Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd., di Kampus III Sungai Bangek.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang memperkuat sinergi dan komitmen kerja sama kedua institusi dalam mendorong pengembangan konsep Green Campus. Kolaborasi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penanaman pohon, tetapi berlanjut melalui berbagai program lingkungan yang melibatkan sivitas akademika dan masyarakat sekitar.
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd., mengapresiasi perhatian dan dukungan Kodam XX/TIB terhadap upaya pengembangan lingkungan kampus.
“Kampus bukan hanya tempat untuk membangun kecerdasan intelektual, tetapi juga ruang untuk menanamkan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan. Karena itu, gerakan penghijauan ini memiliki makna yang sangat penting bagi UIN Imam Bonjol Padang,” ujar Martin Kustati.
Ia menilai keterlibatan sekitar 1.000 peserta dalam aksi penghijauan menjadi pesan penting bahwa menjaga lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur.
Menurutnya, konsep Green Campus harus dibangun sebagai sebuah budaya, bukan sekadar simbol atau label. Mahasiswa dan seluruh sivitas akademika diharapkan menjadi bagian dari gerakan menjaga kebersihan, penghijauan, efisiensi sumber daya, serta keberlanjutan lingkungan kampus.
“Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan melahirkan berbagai program konkret. Green Campus bukan sekadar label, tetapi sebuah budaya yang harus dibangun bersama,” katanya.
Kegiatan penghijauan di Kampus III UIN Imam Bonjol Padang juga menjadi bagian dari bakti sosial dalam menyambut HUT ke-1 Kodam XX/TIB. Kehadiran unsur TNI bersama sivitas akademika memperlihatkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, termasuk melalui kepedulian terhadap lingkungan.
Dari kawasan Sungai Bangek, pesan kolaborasi itu menjadi semakin kuat. TNI dan perguruan tinggi bertemu dalam satu kepentingan: menciptakan lingkungan yang lebih hijau sekaligus menanamkan kesadaran bahwa keberlanjutan alam merupakan tanggung jawab bersama.
Momentum satu tahun Kodam XX/TIB akhirnya tidak hanya dirayakan dengan mengenang perjalanan kelembagaan, tetapi juga dengan menanam sesuatu yang diharapkan tumbuh jauh melampaui usia peringatan—pohon, kepedulian, dan harapan bagi generasi masa depan.
