-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Unand Bangun Masa Depan : Infrastruktur Baru untuk Pendidikan Berkualitas dan Berdaya Saing

Jumat, 09 Januari 2026 | Januari 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-09T00:57:37Z
Gedung Rektorat Universitas Andalas, pusat pengambilan kebijakan dan arah masa depan kampus hijau Sumatera Barat.

Di tengah tantangan cuaca ekstrem dan dinamika pembangunan, Universitas Andalas (Unand) tetap melangkah mantap menata masa depan. Sepanjang tahun 2025, kampus kebanggaan Sumatera Barat ini terus mengerjakan sejumlah proyek pembangunan gedung strategis sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan layanan akademik.

Ir. M. Nasir Sony, PPK Unand, memberikan penjelasan kepada media di lokasi proyek pembangunan.

Beberapa proyek penting yang tengah berjalan antara lain pembangunan Gedung Fakultas Ilmu Budaya, Gedung Skills Lab Terintegrasi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Tahap I, lanjutan pembangunan Gedung Laboratorium FKG, serta lanjutan pembangunan Gedung Serba Guna. Gedung - gedung ini dirancang bukan sekadar bangunan fisik, tetapi ruang tumbuh bagi ilmu pengetahuan, karakter, dan masa depan generasi muda.

Pembangunan gedung baru Unand dirancang sebagai ruang tumbuh ilmu, riset, dan kolaborasi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tender Konstruksi dan Seleksi Jasa Konsultan Universitas Andalas, Ir. M. Nasir Sony, ST., MT., PhD., menuturkan bahwa seluruh proyek masih berjalan sesuai dengan ketentuan kontrak yang berlaku. Sistem kontrak multiyears atau tahun jamak memungkinkan pengerjaan dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.

Infrastruktur modern Unand, investasi jangka panjang untuk masa depan generasi muda.

“Kami menyadari bahwa cuaca ekstrem sempat menjadi tantangan di lapangan. Namun dengan komitmen bersama, rekanan terus melakukan percepatan melalui penambahan tenaga kerja, jam lembur, dan kesiapan material. Alhamdulillah, progresnya terus membaik,” ujar Nasir saat meninjau pembangunan Gedung FKG.

Rektor Universitas Andalas, Dr. Efa Yonnedi, SE., MPPM., Akt., CA., CRGP., PhD., menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur kampus merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul, inklusif, dan berdaya saing global.

“Gedung - gedung ini dibangun untuk mendukung proses belajar yang lebih berkualitas, memperkuat praktik dan riset, serta menghadirkan ruang akademik yang aman, nyaman, dan modern bagi sivitas akademika,” ujar Rektor.

Ia menambahkan, keberadaan Skills Lab dan Laboratorium FKG akan memperkuat pendidikan berbasis kompetensi, membekali mahasiswa dengan keterampilan profesional yang siap diterapkan di dunia kerja. Sementara itu, Gedung Fakultas Ilmu Budaya diharapkan menjadi pusat pengembangan kajian humaniora dan pelestarian budaya, sedangkan Gedung Serba Guna akan menjadi ruang kolaborasi berbagai kegiatan akademik, kemahasiswaan, hingga forum berskala nasional dan internasional.

Melalui pembangunan ini, Universitas Andalas tak hanya membangun gedung, tetapi juga menanam harapan, melahirkan generasi cendekia yang berkarakter, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.

(Rj/mp)

×
Berita Terbaru Update